Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 24 Mei 2025 14:28 WITA

Festival Kreasi Makin Marak, Muara Jawa dan Loa Janan Tunjukkan Taji di Pengembangan Ekonomi Kreatif


Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto Perbesar

Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Akhir Mei 2025 menjadi momen penting bagi geliat ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara. Dua kecamatan, yakni Muara Jawa dan Loa Janan, akan menjadi tuan rumah bagi dua perhelatan budaya yang memadukan kreativitas, musik, dan semangat komunitas lokal.

Di Muara Jawa, Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) setempat tengah mempersiapkan Handil Kustik Fest, festival musik akustik yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2025. Sementara itu, di Loa Janan, agenda Tau-Tau Ada Panggung Babak II akan digelar pada 31 Mei 2025 sebagai lanjutan dari pertunjukan seni yang sempat sukses mencuri perhatian publik pada edisi pertamanya.

Kedua acara ini menandai semangat baru di kalangan pelaku seni dan kreator lokal yang kini tak lagi menunggu pusat perhatian, melainkan aktif membangun ruang kreasi dari tingkat kecamatan.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar), Arianto, menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan komunitas dan Kekraf di lapangan. Ia menilai, langkah ini sejalan dengan arah kebijakan daerah yang mendorong agar geliat ekonomi kreatif dan kepariwisataan menyentuh seluruh pelosok Kukar.

“Setiap kecamatan memiliki karakter dan potensi tersendiri. Inisiatif seperti ini membuktikan bahwa semangat berkreasi tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten,” ungkap Arianto, Jumat (23/5/2025).

Menurutnya, kehadiran festival-festival berbasis komunitas sangat penting dalam menciptakan ekosistem kreatif yang lebih merata. Bukan hanya sebagai tontonan, kegiatan ini mampu menjadi wahana pengembangan UMKM, promosi budaya lokal, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

Arahan dari Bupati Kukar, lanjut Arianto, menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan sektor kreatif dan pariwisata dari akar rumput. Dengan pendekatan desentralisasi kegiatan, masyarakat di tiap kecamatan bisa ikut ambil bagian aktif dalam membentuk wajah kreatif Kukar yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Dinas Pariwisata akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitasi maupun pendampingan, agar potensi yang muncul dari tiap kecamatan ini bisa terus berkembang,” tutupnya.

Dengan semangat gotong royong dan kreasi tanpa batas, Muara Jawa dan Loa Janan kini memberi contoh nyata bahwa geliat budaya dan ekonomi kreatif bisa tumbuh subur dari desa hingga ke panggung nasional.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Pesut yang Menepi dan Karpet Hijau yang Menghipnotis di Dasar Danau Semayang

18 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Remisi HUT RI, 14 Warga Binaan di Kukar Langsung Bebas

17 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Semangat Kemerdekaan Jadi Momentum Kukar Berdiri di Atas Kaki Sendiri

17 Agustus 2026 - 12:54 WITA

Trending di Pemerintahan