Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 18 Mei 2025 10:00 WITA

Finalis Sadi dan Sengkaka Kukar Unjuk Bakat di Malam Rekat Budaya, Bukti Cinta pada Warisan Leluhur


Finalis Sadi dan Sengkaka Kukar Unjuk Bakat di Malam Rekat Budaya, Bukti Cinta pada Warisan Leluhur Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ajang pencarian duta budaya Kutai Kartanegara (Kukar), Sadi dan Sengkaka 2025, semakin mendekati puncaknya. Pada Sabtu malam (17/5/2025), sebanyak 24 finalis menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Malam Rekat Budaya” yang digelar di kawasan Taman Tanjong, Tenggarong.

Acara ini menyedot perhatian masyarakat. Ratusan penonton memadati taman untuk menyaksikan penampilan para finalis, yang merupakan pemuda-pemudi asli Kukar dari sembilan kecamatan.

Para finalis mempersembahkan bakat terbaik mereka, mulai dari pembacaan puisi, pidato kebudayaan, hingga pertunjukan khas daerah seperti tari topeng, tari oleg, begasing, tarsul, dan olahraga tradisional behempas.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Puji Utomo, menjelaskan bahwa malam unjuk bakat ini adalah bagian dari proses penilaian final. Selain menghibur, acara ini juga menjadi medium edukasi dan penguatan identitas budaya lokal.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga sarana penguatan karakter budaya bagi generasi muda. Para finalis diharapkan kelak menjadi agen pelestari budaya di lingkungan mereka masing-masing,” kata Puji.

Ketua panitia, Hendri Dunan, menambahkan bahwa para finalis sebelumnya telah melalui tahap seleksi ketat, termasuk sesi wawancara. Ia mengapresiasi semangat peserta yang menampilkan kreativitas luar biasa dan berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta budaya di kalangan masyarakat.

“Lewat penampilan malam ini, kami ingin masyarakat tidak hanya terhibur, tapi juga mengenal lebih dalam kekayaan budaya yang kita miliki,” ungkap Hendri.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menetapkan enam penampil terbaik dari kategori Sadi dan Sengkaka. Tiga finalis putri terbaik adalah Vilent Likawati (Tenggarong), Nobertha Tresti (Tabang), dan Gresia Natasia Langi (Tenggarong). Sementara dari finalis putra, predikat terbaik diraih oleh Ridho Aliyya Ananda (Tenggarong), Alfarizi Bambang Subakyo (Loa Kulu), dan Ananda Saputra Alfarizi (Tenggarong).

Seluruh finalis akan kembali berkompetisi dalam malam Grand Final yang dijadwalkan pada 25 Mei mendatang, bertempat di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Para pemenang akan mengemban tugas sebagai duta budaya yang aktif memperkenalkan dan melestarikan tradisi daerah ke berbagai kalangan.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan