okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melaksanakan rapat ke – II, untuk membahas tentang peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pameran expo/pameran kegiatan Peristiwa Merah Putih. Yang bakal direncanakan di Kecamatan Sangasanga, pada 21 Januari- 3 Februari 2023 mendatang.
Rapat tersebut dilaksanakan di Ruang Serba Guna, Kantor Bupati Kukar. Dengan dihadiri seluruh jajaran OPD dilingkup Kukar, Rabu (11/1/2023). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik.
Taufik mengatakan, ini merupakan rapat lanjutan. Adapun rapat hari ini membahas teknisnya, yaitu tentang persiapan pameran/expo. Dalam pameran nantinya Pemkab Kukar bakal mewajibkan seluruh OPD untuk terlibat dalam pelaksanaan Peristiwa Merah Putih yang diselenggarakan di Kecamatan Sangasanga.
“Allhamdulilah tadi sudah kita lihat bahwa OPD telah menyatakan siap untuk memeriahkan, dan beberapa stand yang disediakan juga sudah terpenuhi,” kata Taufik.
Sedangkan untuk stand tambahannya akan disediakan untuk mitra kerja Pemkab Kukar, seperti perusahaan tambang dan perkebunan. Dan juga melibatkan para pelaku UMKM yang ada di Sangasanga.
“Dari perusahaan tambang, perkebunan dan UMKM semua disediakan. Tadi memang ada beberapa OPD meminta kepada panitia pelaksana untuk segera mempersiapkan fasilitasnya, seperti toilet dan kebersihan lingkungan,” ungkapnya.
Taufik meminta kepada seluruh OPD untuk menyiapkan perlengkapannya. Sebab, dengan dilibatkannya seluruh OPD menjadi kesempatan mereka untuk menyampaikan tentang bagaimana pelayanan kepada masyarakat dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa apa yang telah dikerjakan sampai saat ini telah ada tolak ukurnya.
“Dipameran itu lah kita menyampaikannya seluruh kegiatan dan layanan yang sudah kita berikan kepada masyarakat seperti apa kualitasnya,” kata Taufik.
Sedangkan untuk sistem pengamanan, Taufik menyebutkan, semenjak PPKM resmi dicabut tentu sistem pengamanan berbeda mengingat sebelumnya kegiatan ini ada pembatasan. Namun Taufik memastikan, pihaknya tetap bakal tetap memberikan pengamanan agar memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.
“Satpol PP dan Polri/TNI bakal dilibatkan dalam pengamanan di Sangasanga, ” sebutnya.
Dirinya berharap, dengan adanya peringatan Peristiwa Merah Putih. Taufik mengajak masyarakat untuk bisa meneladani sejarah perjuangan pahlawan dulu. Bagaimana mereka berkorban untuk kemerdekaan Republik Indonesia (RI) .
“Yang terpenting ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak kita yang memang belum tau sejarah perjuangan pahlawan tempo dulu,” tutup Taufik. (atr/ob1/ef)








