Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 23 Sep 2022 11:31 WITA

Ipprisia Gandeng PPJI dan Iwapi, Berdayakan UMKM Kaltim


Ipprisia Gandeng PPJI dan Iwapi, Berdayakan UMKM Kaltim Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – Ikatan Pengembang Kepribadian Indonesia (Ipprisia) Kaltim bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kaltim, dan Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kaltim, serius membantu memberdayakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kaltim.

Sebagai bukti keseriusan tersebut, ketiga organisasi tersebut melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Ballroom Hotel Selyca, Plaza Mulia Samarinda, Rabu (21/9/22) tadi. Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan Ketua Ipprisia Kaltim, Marliana Wahyuningrum SE MM, Ketua Iwapi Kaltim Hj Ernawaty Gafar SE, dan Ketua PPJI Kaltim Fitriyana S. ST SH MKn.

Selain penandatanganan dokumen kerja sama tersebut, juga dirangkai dengan kegiatan talkshow bertema Wujudkan UMKM Kaltim yang Berdaya Saing melalui Personal Branding dan Etika Bisnis.

Narasumber yang dihadirkan adalah koordinator Bidang Ekonomi DPD Ipprisia Kaltim Syarkawi Badriansyah AMd yang juga Konsultan Disperindagkop Kaltim. Selain itu, Bidang Litbang DPD Ipprisia Kaltim Dian Dwi Nur Rahmah MPsi Psikolog yang juga dosen Prodi Psikologi Unmul Samarinda. Acara dipandu moderator Hairunnisa Husain S.Sos MM yang juga Koordinator Humas DPD Ipprisia Kaltim.

Dijumpai usai kegiatan, Ketua Ipprisia Kaltim, Marliana Wahyuningrum SE MM menyebutkan, pendampingan dan pembinaan UMKM ini sengaja dilakukan untuk mendukung ekonomi kreatif di Kaltim. Terlebih, daerah ini sudah ditetapkan sebagai ibu kota negara baru.

“Poin pembinaan yang dilakukan adalah peningkatan personal branding. Baik dari sisi individu pengusahanya serta produknya,” sebutnya.

Tak kurang dari 150 orang pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan ini. Nantinya, semua peserta akan dikelompokkan sesuai dengan kemampuan. “Pembinaan tentu berbeda antara UMKM pemula dengan yang sudah punya pasar tersendiri,” sambungnya.

Kegiatan pembinaan dan pendampingan ini akan dilakukan secara reguler. Setidaknya, dalam setiap bulan akan dilakukan pertemuan. Dari mulai membahas pemasaran, produk serta personal branding. “Pelaku UMKM juga akan diajarkan bagaimana etika dan etiket menghadapi konsumen yang baik.

Sebagian besar pelaku UMKM yang hadir adalah binaan Iwapi Kaltim dan PPJI Kaltim. Berikutnya Ipprisia Kaltim juga akan ambil bagian dalam pendampingan UMKM yang belum difasilitasi secara maksimal.

“Semoga apa yang kami lakukan ini, bisa memberikan kontribusi bagi pengembangan UMKM di Kaltim,” pungkasnya. (*/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantuan Lansia dan Disabilitas Kukar Berlanjut, 600 Penerima Program Permakanan Dievaluasi Tiap Tiga Bulan

10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Fiskal Terbatas, Aulia Rahman Basri Pastikan Belanja Pegawai dan Pelayanan Publik Tetap Terjaga

10 Oktober 2026 - 18:14 WITA

Aulia Dorong Daerah Terlibat Langsung dalam Pengelolaan Migas dan Tambang

10 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Seleksi Pramuka Garuda Kukar Dibagi Dua Tahap, Pengukuhan Ditargetkan November

9 Oktober 2026 - 20:57 WITA

Kukar Bidik Juara Porprov Korpri Kaltim 2026, Atlet Mulai Jalani Persiapan

9 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sistem Air di Kawasan Rawan Kebakaran

8 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Trending di Advertorial