Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kukar Ikut Ramaikan Lomba Begasing Alif Turiadi Pimpin Rapat Dengar Pendapat Terkait Pengadaan Sapi Bagi Kelompok Tani PD IAI Kaltim Peringati World Pharmacist Day 2022 Dua Mahasiswa S2 KPI UINSI, Jadi Penguji UKW di Palangkaraya Abdul Rasid Sebut Event Erau Berikan Dampak Positif Bagi Budaya Lokal

Hukum - Kriminal · 24 Sep 2021 20:25 WIB

Juwanah Tiga Kali Ditikam Pacar Sebelum Dibuang


 Juwanah Tiga Kali Ditikam Pacar Sebelum Dibuang Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA- Sebelum ditemukannya kerangka gadis cantik bernama Juwanah (25) alias Julia oleh Tim Macan Borneo unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda. Korban diketahui hilang sejak Kamis (9/9/2021) dan masalah ini sudah dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polresta Samarinda.

Dari hasil penyelidikan, hilangnya korban mengarah kepada keterlibatan sang kekasih. Hal tersebut diungkapkan Kanit Jatanras Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudy.

Dovie mengatakan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa kekasih korban nekat melakukan pembunuhan untuk menguasai barang berharga korban.

“Motifnya karena alasan finansial. Pelaku dan korban ini berpacaran. Saat melakukan pembunuhan, pelaku dan korban sedang berada di mobil. Saat itu pelaku menikamnya sebanyak tiga kali dan membuangnya di kawasan Jongkang,” bebernya.

“Barang bukti yang kami amankan saat ini ada handphone dan uang tunai hasil menjual barang berharga korban,” sambungnya.

Pelaku awalnya tidak mengaku. Tapi setelah pihak kepolisian menunjukan bukti yang dimiliki, pelaku tidak bisa mengelak dan menunjukkan di mana jasad korban dibuang.

Lokasi penemuan kerangka korban diketahui sangat jauh dari pemukiman warga, karena kawasan tersebut biasanya hanya dilintasi oleh truk yang sedang hauling. Sehingga tak ada yang mengira akan ada jasad di area tersebut.

Roy, salah satu sopir truk yang sering melintas di jalur tersebut mengatakan bahwa dirinya memang sering mencium aroma busuk dari dekat lokasi penemuan mayat. Hanya saja, dirinya berpikir aroma itu berasal dari bangkai hewan.

“Teman-teman sopir yang lewat pasti mencium bau bangkai. Tapi kami mengira itu bau bangkai hewan, bukan manusia. Terciumnya baru-baru saja sih, karena kami biasanya setiap satu minggu sekali haulingnya,” singkatnya. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 255 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pakai Kunci Lemari, 31 Motor Berhasil Dicuri Rudiansyah

23 September 2022 - 20:34 WIB

Diduga Oplos Minuman Saset dengan Hand Sanitizer, Tiga WBP Tewas Satu Kritis

23 September 2022 - 20:10 WIB

BNNP Musnahkan Sabu-sabu Jaringan Kutim-Samarinda

23 September 2022 - 18:56 WIB

Oknum Agensi Artis Abal-abal Tipu Ibu di Samarinda, Rp 600 Juta Melayang

16 September 2022 - 18:20 WIB

350 WBP Lapas Diambil Sampel Darah

6 September 2022 - 17:04 WIB

Sinergi Polresta Samarinda dan Rutan Klas IIA Samarinda Ungkap Peredaran 1 Kg Narkoba

29 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Trending di Hukum - Kriminal