Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 7 Agu 2025 12:19 WITA

Kecamatan Kota Bangun Darat Genjot Konektivitas Jalan Antarwilayah


Kecamatan Kota Bangun Darat Genjot Konektivitas Jalan Antarwilayah Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat terus menggencarkan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu langkah strategis memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, menegaskan bahwa infrastruktur jalan menjadi prioritas utama yang mendesak untuk direalisasikan. Pemerintah kecamatan telah mengidentifikasi sejumlah proyek jalan penting yang kini tengah dikerjakan maupun direncanakan ke depan.

“Saat ini kami fokus memastikan seluruh desa memiliki akses jalan yang memadai agar aktivitas masyarakat, terutama sektor ekonomi dan layanan publik, tidak lagi terkendala,” ujarnya.

Salah satu proyek yang hampir rampung adalah jalan penghubung antara Desa Sedulang dan Kedang Ipil sepanjang satu kilometer. Progresnya sudah mencapai tahap agregat, namun penyelesaiannya sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran.

“Kalau tidak ada pemangkasan atau defisit, mestinya sudah selesai. Tapi kami tetap optimistis proyek ini dilanjutkan dalam anggaran tahun 2026,” tambah Julkifli.

Sementara itu, proyek strategis lainnya yang menjadi fokus utama adalah pembangunan jalan sepanjang 5,5 kilometer dari kantor camat menuju Desa Wonosari. Jalan ini dinilai vital karena menghubungkan Wonosari dengan kawasan padat penduduk seperti Kota Bangun 1, 2, dan 3.

“Proyek ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Kukar dan Dinas PU. Kami targetkan tuntas pada 2026 sesuai arahan pimpinan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Julkifli mengungkapkan bahwa jalan bukan sekadar sarana transportasi, melainkan pendorong utama perputaran ekonomi warga dan pemerataan akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Sebagai bagian dari perencanaan jangka menengah, kecamatan juga telah menyusun daftar usulan pembangunan jalan baru yang masuk dalam skala prioritas. Beberapa di antaranya adalah jalan Sukabumi-Kedang Ipil-Wonosari, ruas Sahari Nadi menuju Benua Baru dan Ketapang, serta jalan penghubung Kota Bangun 3-Wonosari sepanjang 4 kilometer.

“Semua jalur ini krusial untuk memperlancar mobilitas masyarakat. Kami berharap ke depan tidak lagi terbentur kendala anggaran, agar pengembangan infrastruktur dapat berjalan menyeluruh dan berkesinambungan,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Berlakukan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP Mulai 3 September Imbas Karhutla dan Kekeringan

2 September 2026 - 18:40 WITA

Kemarau Panjang, Kukar Gelar Salat Istisqa: Bupati Sebut Kekeringan hingga Asap Jadi Ancaman

2 September 2026 - 12:20 WITA

Kabut Asap Memburuk, Bupati Kukar Siapkan Sekolah Daring Mulai Kamis

1 September 2026 - 16:38 WITA

Kukar Bentuk Jejaring Tanggap Cepat Karhutla, Sumber Daya Perusahaan Dipetakan per Kecamatan

1 September 2026 - 16:37 WITA

Karhutla Ganggu Pembelajaran, Hetifah: Keselamatan Anak Harus Jadi Prioritas

31 Agustus 2026 - 22:43 WITA

Camat Sanga-Sanga Tegaskan Lahan Eks Tambang Tak Bisa Diterbitkan Surat Kepemilikan

31 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru