Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 29 Mei 2025 14:35 WITA

Kodim dan Pemkab Kukar Perkuat Sinergi untuk Ketahanan Pangan 2025


Teks foto : Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks foto : Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara, Muhammad Taufik, menjelaskan kemitraan strategis antara Kodim dan Pemerintah Kabupaten Kukar, khususnya melalui Distanak, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Penjelasan ini disampaikan dalam rangka penilaian kegiatan teritorial Kodim yang berlangsung setiap tahun.

Sebagai bagian dari proses tersebut, dilakukan pula peninjauan lapangan ke Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, untuk melakukan survei intelijen kerja organisasi yang berkaitan dengan ketahanan pangan tahun 2025.

“Kami sudah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Kodim. Sinergi ini mencakup dua aspek utama, yaitu kerja sama dengan Pemkab Kukar dalam pembangunan infrastruktur pertanian, serta kerja sama antara Kementerian Pertanian dan Mabes TNI AD dalam hal pengawalan program ketahanan pangan nasional,” ujar Muhammad Taufik, Kamis 29/5/2025).

Ia menambahkan, pengawalan ini termasuk dalam program optimasi lahan rawa dan pengawasan capaian realisasi luas tambak tanam padi, baik padi sawah maupun padi ladang (kering).

Di lapangan, sinergi ini diwujudkan dalam bentuk posko bersama yang tersebar di sembilan kecamatan sentra produksi padi. Terdapat dua jenis posko, yaitu Posko LTT (Luas Tambah Tanam) dan Posko Swasembada Pangan, yang menjadi wadah koordinasi antara petugas penyuluh lapangan (PPL), kelompok tani (Gapoktan), dan Babinsa.

“Melalui posko ini, kita dorong percepatan tanam dan perluasan areal tanam padi. Karena untuk bicara produksi, kita harus pastikan terlebih dahulu luas tanamnya. Itu hanya bisa dicapai jika ada kerja bersama dalam pengolahan lahan, yang dikawal langsung oleh petugas kami di lapangan,” jelas Taufik.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Sangasanga dan Muara Jawa, Gowes Bersama Sambangi Warga Samboja

8 Juni 2026 - 19:25 WITA

gowes bersama

Biaya Naik, Pembeli Turun: Pedagang Gorengan Tenggarong Terjepit Harga Minyak

8 Juni 2026 - 17:07 WITA

gorengan tenggarong

Lewat Kaltim Aktif, KORMI Dorong Olahraga Masyarakat Jadi Gaya Hidup

7 Juni 2026 - 14:35 WITA

kormi kaltim

Kebutuhan Daging Kaltim Naik, Hetifah Dorong Unmul Perkuat Riset Peternakan Zero Waste

7 Juni 2026 - 14:31 WITA

daging

Setelah Vakum Sejak Pandemi, Stand Up Indo Tenggarong Hidupkan Lagi Open Mic

6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Stand Up Indo Tenggarong

HMI Kukar Perkuat Kaderisasi, LK II Nasional Diarahkan Bentuk Kader Kritis dan Adaptif

6 Juni 2026 - 17:26 WITA

HMI Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru