Menu

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 7 Feb 2023 16:28 WITA

Komisi II DPRD Kukar Gelar RDP Bersama AKMM dan Beberapa Perusahaan Bahas Pengembangan UMKM di Zona Ulu


Situasi RDP di ruang Banmus kantor DPRD Kukar Perbesar

Situasi RDP di ruang Banmus kantor DPRD Kukar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Asosiasi Karya Muda Mahakam (AKMM) dengan beberapa perusahaan terkait dengan peran serta lembaga usaha pertambangan dan perkebunan terhadap pengembangan dan pemberdayaan UMKM di zona ulu.

Adapun RDP dipimpin langsung ketua Komisi II DPRD Kukar, Sopan Sopian dengan didampingi anggota Komisi II DPRD Kukar, Firnadi Ikhsan, di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) Kantor DPRD Kukar, Selasa (7/2/2023).

Ketua Komisi II DPRD Kukar, Sopan Sopian, menyebutkan, pembahasan hari ini terkait dengan Program Kukar Idaman yaitu Kredit Kukar Idaman. Dan keinginan AKMM ini agar KKI bisa hadir untuk memfasilitasi permodalan pengusaha muda untuk pengembangan usaha dan lainnya.

Tidak hanya itu, Sopan juga meminta kepada perusahaan yang berada di ring 1 tempatnya beroperasi untuk bisa memberikan kesempatan pemuda dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Dengan menggunakan dana corporate social responsibility (CSR).

“Kami meminta kepada perusahaan untuk menyasar kaula muda dengan menggunakan dana CSR,” kata Sopan.

Lebih lanjut, Sopan mengatakan, meminta kepada DiskopUKM untuk menggandeng pihak Manager Selalu Teh untuk menjadi pendamping atau narasumber untuk bisa memberikan pelatihan kepada calon pengusaha muda. “Dan mereka setuju memberikannya dengan gratis. Itu bisa dikolaborasikan dengan usaha-usaha dan program pemerintah dengan DiskopUKM tidak ada salahnya mendekati usaha yang sudah sukses. Sehingga dapat membuat branding tersendiri,” katanya.

Bahkan untuk di wilayah ulu, Sopan menyebutkan pemuda di sana cenderung memilih untuk membuka usaha semacam angkringan yang biasa ada di kota kini ada di desa. Dan mereka dinilai telah menguasai itu dengan belajar secara otodidak lewat sosial media.

“Tinggal bagaimana dikembangkan lagi. Saat ini hanya terkendala di modal, pemerintah harus memberi catatan ke DiskopUKM bagaimana anak-anak muda ini juga diikutkan dalam kesertaan modal KKI. Karena terkadang mereka malu dan malas berurusan, jadi harus difasilitasi dan dibantu membangun mental,” pungkas. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan