okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan oleh Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati sebelum maju ke panggung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 adalah menjalani sejumlah tes guna memenuhi syarat administrasi. Selain pengecekan berkas, pengecekan kesehatan merupakan salah satu yang paling krusial mengingat dengan tes ini kita akan mengetahui kesiapan Bapaslon dari segi mental dan fisiknya.
Dan untuk mempersiapkan hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sebuah simulasi Pengecekan Kesehatan yang dilaksanakan di gedung Garuda, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Tenggarong Seberang, dengan mengundang para perwakilan tiap partai, termasuk LO maupun pengurus, stakeholder, sampai dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sebagai bentuk pemberian arahan secara teknis agar di hari H seluruh proses dapat dilaksanakan dengan lancar dan terstruktur.
“Tolong sampaikan kepada Bapaslon terkait apa yang telah kami berikan hari ini dengan baik. Kalau ada yang masih kurang paham, maka nanti bisa menghubungi kami dari kesetariatan KPU,” ujar Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, Senin (26/8/2024).
Lebih lanjut, mengingat lokasi pengecekan kesehatan untuk Bapaslon Pilkada 2024 ini merupakan pusat layanan publik, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung dan pasien lainnya, Rudi juga berpesan kepada perwakilan partai untuk dapat membatasi jumlah pendamping yang akan mengantar Bapaslon pada saat pengecekan kesehatan. Yakni maksimal hanya 15 orang saja, ditambah Bapaslon, dan LO atau penghubung.
“Khusus untuk tahap pengecekan kesehatan ini kita batasi jumlah pendamping atau yang mengantarkan Bapaslon. Mengingat ini adalah pusat layanan publik, jadi kita harus tetap menghormati pengunjung dan pasien yang lain. Dan yang bisa masuk ke dalam gedung juga hanya Bapaslon dan LO atau penghubungnya saja, sisanya di luar,” jelas Rudi.
“Tapi kita bebaskan para rombongan pendukung untuk datang mengantarkan Bapaslon saat proses pendaftaran di kantor KPU Kukar,” tambahnya.
Rudi berharap kesepakatan ini dapat dipedomani bersama guna lancarnya setiap proses yang akan dilaksanakan nantinya. Mengingat hari pendaftaran yang akan dibuka sebentar lagi, yakni tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024, dan untuk pemeriksaan kesehatan pada 27 hingga 2 September 2024.
Di samping itu, pihak RS AM Parikesit, yang diwakili oleh Dr. Arif Rusdianto selaku Kepala Bidang (Kabid) pelayanan medis. Menyatakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan pemeriksaan kepada para calon kontestan Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Kukar tahun 2024 sesuai dengan standar dan pedoman teknis yang telah ditetapkan KPU pusat. Berikut juga dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) seperti dokter, dokter spesialis, perawat, dan lain sebagainya.
“Kami siap untuk melakukan pemeriksaan baik fisik maupun kesehatan mental dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar. Termasuk juga pemeriksaan penunjang lainnya sebagaimana telah ditetapkan. Kami juga akan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk tes Narkotika pada Bapaslon,” tegas Arif mengakhiri. (adv/kpukukar/ob1/ef)








