okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman secara resmi menutup sekaligus meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 114 tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kodim 0906/KKR. Penutupan ditandai dengan upacara yang berlangsung di lapangan Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman.
Dalam pelaksanaan tersebut turut hadir Pangdam VI/MLW Mayjen TNI Tri Budi Utomo Wakil Gubernur Kalimantan Timur ( Kaltim) Hadi Mulyadi, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Dandim 0906/KKR Letkol Inf Jeffry Satria , Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Pangdam VI/MLW serta jajaran Forkopimda Kukar.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak dan masyarkat yang telah membantu secara moril, sehingga TMMD ke-114 di Kutai Kartanegara berjalan aman dan lancar,” ujarnya, Rabu (24/8/2022).
Kebersamaan dalam kegiatan TMMD ini merupakan bentuk sinergitas positif antara TNI dan pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan yang ada di setiap wilayah. Ia menyebutkan, semangat kebersamaan seperti inilah merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa Indonesia.
“Terutama dalam hal pembangunan di daerah yang sulit tersentuh guna mendukung pemerataan pembangunan dan kesejahteraan, ” ucapnya.
Program TMMD ke-114 di Kodim 0906/KKR ini menyasar pembangunan infrastruktur pun semakin mulai bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Adapun program pembangunan fisik ini berupa pembuatan jalan, agregat, turap yang dibuat dengan kayu, sekaligus pompa air irigasi untuk mengaliri area persawahan.
Adapun pembangunan non-fisik, yang diselenggarakan meliputi dari penyuluhan kesehatan, sosialisasi hukum, bahaya narkoba, maupun kesadaran bela negara. “Kegiatan ini sangat dibutuhkan dalam membangun dan memperkokoh masyarakat,” kata Dudung.
Dudung meminta agar budaya gotong royong terus terpelihara. Ia juga berharap, hasil program TMMD ke-114 bisa dijaga masyarakat agar manfaatnya bisa terus dirasakan. “TMMD ke-114 ini secara resmi saya tutup. Saya selaku penanggung jawab meminta maaf jika dalam pelaksanaannya, ada prajurit saya yang tidak berkenan di masyarakat,” tutupnya. (atr/ob1/ef)








