okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kian serius membenahi sektor pertanian. Dalam satu dekade terakhir, berbagai terobosan diluncurkan untuk mendongkrak kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Plt Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Taufik, mengatakan transformasi besar-besaran tengah dilakukan, mulai dari pemenuhan kebutuhan alat mesin pertanian hingga penerapan teknologi yang lebih efisien.
“Transformasi ini bukan muncul begitu saja, tetapi lahir dari kepemimpinan yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan,” ujar Taufik belum lama ini.
Menurut dia, selama ini kehidupan petani cenderung terpinggirkan. Namun, arah kebijakan baru mulai menggeser paradigma itu dengan memberikan dukungan nyata—mulai dari pengelolaan lahan produksi, distribusi hasil panen, hingga perlindungan harga.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan petani, memperluas akses teknologi, dan menciptakan tata niaga yang adil. “Kebijakan ini bukan sekadar respons jangka pendek terhadap krisis pangan, melainkan membangun fondasi menuju swasembada yang berkelanjutan,” kata Taufik.
Kukar menargetkan diri menjadi lumbung pangan utama Kalimantan Timur. Selain mencukupi kebutuhan lokal, produksi pertanian juga diharapkan mampu menopang pasokan pangan ke wilayah lain.
“Momentum yang sudah dibangun tidak boleh berhenti,” kata Taufik.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)








