Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 28 Mar 2022 14:19 WITA

KWT Tenggarong Ikuti Pelatihan Pupuk Organik Cair


KWT Tenggarong Ikuti Pelatihan Pupuk Organik Cair Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Tenggarong menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang berlangsung di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong, Senin (28/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh dua kecamatan yang berasal dari Kecamatan Kota Bangun dan Kecamatan Samboja. Dengan tujuan sebagai alternatif pemenuhan ketersediaan pupuk.

“Jadi ini pelatihan membuat pupuk organik cair, saat inikan sering terjadi situasi kekurangan pupuk. Jadi tujuan pelatihan ini agar bisa mandiri untuk membuat pupuk organik cair yang disebut jamu bumi,” terang Bupati Kukar Edi Damansyah.

Kegiatan ini merupakan inisiasi oleh Camat Tenggarong bersama Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Tenggarong Atih Hayati, dirinya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi- tingginya atas digelar nya pelatihan ini tentu bagian dari salah satu upaya meningkatkan sumber daya manusia di bidang petani.

“Pelatihan sumber daya petani ini tidak hanya pelatihan pembuatan pupuk organik cair, juga untuk meningkatkan kualitas tentang teknis bercocok tanam dan bagaimana teknik memupuk itu dilakukan secara baik, jelasnya.

Edi juga mengatakan para KWT juga perlu semangat dalam mempersiapkan diri untuk menyambut IKN, karena perlu diketahui akan ada perpindahan penduduk sebanyak 1,5 juta orang yang akan datang ke Kukar. Artinya kebutuhan pokok akan semakin tinggi. Tentu ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kukar khusunsya petani.

“Saya bangga dengan pemikiran ibu-ibu KWT pemikirannya sudah maju ke depan, artinya tinggal dilakukan peningkatan SDM-nya aja lagi yang harus ditingkatkan. Ini rangkaian untuk mempersiapkan itu jangan sampai peluang ini tidak bisa ditangkap dan dimanfaatkan,” sebutnya.

Edi menyebutkan, Pemkab Kukar mempunyai program pembangunan pertanian berbasis kawasan hilirisasi, salah satunya memang penguatan SDM. Jadi memang ada program melalui Dinas Pertanian untuk penguatan kelembagaan kelompok tani atau kelompok nelayan. “Pesan saya kepada peserta ikuti dengan baik, nanti setelah selesai kembali ke tempat masing masing langsung praktekkan. Harapannya mereka bisa menjadi mentor di wilayah masing-masing,” tandasnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Remisi HUT RI, 14 Warga Binaan di Kukar Langsung Bebas

17 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Semangat Kemerdekaan Jadi Momentum Kukar Berdiri di Atas Kaki Sendiri

17 Agustus 2026 - 12:54 WITA

Jalan Poros Margasari Kembali Longsor, Pemkab Kukar Siapkan Jembatan Bailey

15 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Trending di Home