Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 31 Mei 2022 15:01 WITA

Lampu Tematik Kukar Rusak , Dishub Akan Segera Perbaiki


Lampu Tematik Kukar Rusak , Dishub Akan Segera Perbaiki Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Lampu tematik yang menerangi jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini sedang mengalami kerusakan, terlihat ada beberapa lampu yang sudah tidak aktif lagi. Kerusakan ini diduga karena jaringan kabel sudah rusak.

Pada 20 Mei 2022 kemarin, Dinas Perhubungan (Dishub) selaku OPD pemegang kewenangan pengelolaan lampu hias jembatan mendapat laporan. Setelah ditelusuri lebih lanjut, perbaikan ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dengan bantuan pihak-pihak yang bersangkutan.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi mengatakan bahwa lampu hias jembatan pada tahun 2021 masih dibawah kewenangan Dinas ESDM. Pada saat itu, masa perawatan masih menjadi tanggungan pihak kontraktor hingga bulan Desember. Kini, dalam masa perawatan tahun 2022 Dishub tidak hadir dalam penganggaran biaya perawatan lampu hias Jembatan Kukar.

“Jadi kami coba berkoordinasi dengan yang dulu selaku kontraktor. Memang masa jaminan perawatan sudah habis. Tetapi masih ada jaminan material lampu yang masa jaminannya 5.000 jam,” kata Junaidi, Senin (30/5/2022) kemarin.

Junaidi juga mengatakan, Selain jaminan material lampu tematik yang disediakan PT. Karya Putra Anugrah. Juga ada jaminan sistem aplikasi selama satu tahun dari pihak distributor tersebut. Dan terakhir adalah koordinasi dengan pihak teknisi perawatan jembatan, yakni PT Wijaya Karya Anugrah.

“Kemungkinan nanti rabu kita akan pertemuan seperti apa teknis perbaikannya. Mereka Insya Allah ada komitmen untuk lakukan perbaikan,” jelasnya.

Dijelaskan Junaidi, akibat kerusakan pada material lampu tersebut. Sistem aplikasi juga ikut bermasalah. Sehingga pengendalian lampu yang dikendalikan Dishub biasanya cukup melalui aplikasi saja.

“Sekarang untuk mematikan maupun menyalakan harus dilakukan secara manual dengan mendatangi trafo dibawah jembatan, ” katanya.

“Memang ada kerusakan (lampu) yang awalnya sedikit, kini lumayan banyak. Dulu huruf K saja, kini beberapa huruf tulisan Kutai Kartanegara mengalami kerusakan. Tapi ini kami berusaha secepatnya, mudah-mudahan ini bisa diperbaiki,” sambungnya.

Untuk perawatan lampu tematik, Junaidi mengatakan diperlukan dana sebanyak Rp 200 Juta. Anggaran ini direncanakan dirinya untuk diusulkan pada APBD Perubahan tahun 2022. Karena, untuk perawatan lampu hias tidak berkala. Melainkan setiap tahunnya, kendati diperlukan persiapan anggaran.

“Namanya juga elektrik, jadi mudah untuk gangguan. Sehingga harapan kita ada anggaran spesial untuk perawatan khusus jembatan ini. Semoga disetujui,” tutur Junaidi.

Junaidi juga menyampaikan permintaan maaf atas nama Pemerintah Daerah kepada masyarakat Kukar atas kerusakan Jembatan Kutai Kartanegara yang merupakan ikon Kota Raja Tenggarong.

“Saya atas nama pemerintah daerah, Dishub yang memiliki kewenangan mengelola lampu hias jembatan ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kukar, karena adanya gangguan atau tidak maksimalnya lampu hias. Tapi Insya Allah kami berusaha secepatnya bisa diperbaiki,” pungkasnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 152 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan