okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong melaksanakan wisuda santri kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebanyak 36 orang dari 82 orang WBP yang telah berhasil diwisuda dikalungkan langsung oleh Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) Jumadi dan disaksikan oleh Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong, Agus Dwirijanto, Kamis (29/12/2022).
“Kita mewisuda para santri yang sudah melaksanakan kegiatan di pondok. Ini kegiatan yang sangat baik, harapan kita mereka belajar agama lebih dalam, meskipun ada yan sudah punya dasar ada juga yg belum, ” ungkap Kadiv Pemasyarakatan Kaltim, Jumadi.
Dari 36 santri yang diwisuda hari ini, terdapat dua orang yang mualaf. Dan saat ini mereka telah mengikuti kegiatan pondok pesantren di Lapas Kelas II A Tenggarong. Jumadi menjelaskan, para santri ini mendapat pembinaan dari pagi hingga malam dibuatkan kegiatan seperti didalam pondok pesantren. Seperti sholat berjamaah membaca Alquran dan kegiatan agama lainnya.
“Harapan kita, santri ini bisa membawa dampak lebih baik utuk pembinaan di dalam lapas. Membangkitkan WBP lain untuk bisa mengikuti kegiatan positif, tidak hanya keagamaan tapi untuk bidang lain juga,” harap Jumadi.
Setelah dilakukan wisuda kepada 36 santri rencananya mereka bakal segera ditempatkan di masing-masing blok kamar. Sehingga mereka juga bisa membina WBP yang lainnya dan menjadi imam di setiap kamar yang telah disediakan.
“Karena disini untuk sholat tidak bisa berjamaah. Untuk membuka kamar dan mengeluarkan 1000 orang untuk faktor keamanan sangat riskan. Makanya mereka kebanyakan melaksanakan sholat di kamar masing-masing, yang sudah lulus bisa menjadi imam dan mengajar mengaji dan memberi pengaruh positif bagi WBP lainnya,” pungkasnya. (atr/ob1/ef)








