Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 3 Jun 2025 15:00 WITA

Loa Kulu Gencar Kembangkan Wisata Alam dan Sejarah, Warga Diajak Ambil Peran Aktif


Loa Kulu Gencar Kembangkan Wisata Alam dan Sejarah, Warga Diajak Ambil Peran Aktif Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Kecamatan Loa Kulu di Kabupaten Kutai Kartanegara tengah memperkuat sektor pariwisata sebagai pilar pembangunan ekonomi lokal. Potensi besar di bidang wisata alam dan situs sejarah mulai digarap lebih serius oleh pemerintah kecamatan bersama masyarakat, dengan harapan mampu menjadikan Loa Kulu sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Timur.

 

Plt. Sekretaris Camat Loa Kulu, Khairuddianata, menjelaskan bahwa wilayahnya memiliki berbagai objek wisata menarik, mulai dari keindahan alam hingga peninggalan sejarah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat destinasi-destinasi tersebut.

“Wisata alam seperti Batu Lepek dan air terjun di Jonggon Jaya memiliki pesona tersendiri. Namun, ada tantangan dalam pemeliharaan karena beberapa tempat sudah mulai kurang terawat. Ini butuh kesadaran bersama,” ujarnya belum lama ini.

Dari sisi sejarah, Loa Kulu juga menyimpan warisan yang bernilai tinggi. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, terdapat lebih dari 50 titik situs sejarah tersebar di desa-desa seperti Loh Sumber, Ponoragan, Sepakat, dan Jembayan. Salah satu yang masih sering dikunjungi adalah kuburan kuno di wilayah Jembayan.

Menurut Khairuddianata, upaya promosi dan pengenalan sejarah terus dilakukan, termasuk saat pihak kecamatan ikut serta dalam salah satu rute wisata sungai yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim.

“Waktu itu tamu dari provinsi hanya sempat mampir ke Gedung Magazijn, tetapi mereka sangat antusias setelah diperkenalkan dengan narasi sejarah kami,” katanya.

Tugu Pembantaian Jepang menjadi salah satu situs yang hingga kini masih berdiri dan menarik perhatian, bahkan dari pihak Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah berkunjung untuk mengenal potensi sejarah Loa Kulu lebih jauh.

Dukungan dari pemerintah daerah sudah mulai terlihat, meski masih bersifat parsial. Khairuddianata berharap bantuan anggaran dan perhatian dapat diberikan secara berkelanjutan agar pengembangan pariwisata tidak berhenti di tengah jalan.

“Pariwisata bisa menjadi lokomotif ekonomi masyarakat jika dikelola dengan serius. Sudah ada inisiatif warga untuk membuat penanda lokasi wisata secara swadaya, dan itu perlu diapresiasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan teknis dan sarana untuk desa-desa yang telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Kalau sudah ada Pokdarwis, kita bisa bantu penguatan kapasitas dan infrastruktur. Loa Kulu punya potensi besar, tinggal kita kelola bersama agar bisa dikenal lebih luas,” jelas Ridha.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jalan Margasari Ambruk, Jalur Tenggarong-Loa Janan Lumpuh Total

15 Agustus 2026 - 13:46 WITA

Aulia Lantik Camat Sanga-Sanga dan Pejabat Fungsional, Perkuat Roda Pemerintahan Kukar

14 Agustus 2026 - 19:21 WITA

Lampiran Honor Disdikbud Disebut Berbeda, Dosen Hukum Urai Batas Peran Bankaltimtara

12 Agustus 2026 - 17:08 WITA

Bankaltimtara

Kekurangan Air Tekan Sawah Kukar, Hasil Panen Diperkirakan Turun Jadi 2 Ton per Hektare

12 Agustus 2026 - 16:52 WITA

kekurangan air sawah Kukar

Polisi Ungkap Dugaan Motif Pembakaran Ruang Rapat Diskominfo Kukar: Kesal Jadi Bahan Olokan

11 Agustus 2026 - 15:36 WITA

motif pembakaran Diskominfo Kukar

Ruang Rapat Diskominfo Kukar Terbakar, Seorang Tenaga Kontrak Diamankan

11 Agustus 2026 - 12:18 WITA

kebakaran ruang rapat Diskominfo Kukar
Trending di Peristiwa