okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mengalami kerusakan sehingga dapat membahayakan pengguna jalan, saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) akan mulai diperbaiki secara bertahap.
Kadishub Kukar, Akhmad Junaidi mengatakan untuk pemenang tender saat ini sudah ada dan baru sekitar setengah bulan yang lalu tanda tangan kontrak.
Ada sekitar 200 LPJU yang mengalami kerusakan, keseluruhan ada di 4 Kecamatan yakni Kecamatan Tenggarong, Sebulu, Loa Janan dan Kecamatan Tenggarong Seberang.
“Jadi kita arahkan mereka untuk mendahulukan kegiatan perbaikan di jalur dua Samarinda -Tenggarong, karena disitu banyak yang mati,” ujar Junaidi.
“Nah yang mati itu salah satunya ada yang kilometernya hilang dan kabel-kabelnya juga hilang, kita sudah dua kali membuat laporan polisi mengenai kehilangan itu, secepatnya akan kita lakukan perbaikan,” tambahnya.
Adapun nanti, pihak Dishub Kukar akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan maupun pemerintah Desa untuk melakukan pengawasan dan pengembangan aplikasi pengawasan LPJU.
“Kita akan meminta bantuan para RT untuk memantau terlebih dahulu LPJU sambil menunggu pengembangan aplikasi, “ucapnya.
Disamping itu, lanjut Junaidi, pihaknya akan menyediakan sebuah seragam khusus untuk para petugas perawatan LPJU. “Kadang-kadang kita melihat orang melakukan perbaikan namun bukan petugas, tau-tau malah dicuri jelas itu sangat merugikan, ” terangnya.
Sementara itu, untuk lampu tematik Jembatan Kutai Kartanegara, Junaidi memaparkan sudah selesai masa perbaikannya. Aplikasinya juga sudah bisa digunakan kembali seperti semula. Diketahui penyebab kerusakan ternyata beberapa kabel mengalami putus.
“Kalau lampunya hampir tidak ada kerusakan, setelah kabel-kabel itu tersambung aplikasinya ternyata juga jalan, kemarin kita menghidupkan dan mematikan secara manual, alatnya nya ada di bawah jembatan. sekarang kita sudah mengoperasikan melalui hp saja,” tutupnya. (atr/ob1/ef)








