Menu

Mode Gelap

Pariwisata · 13 Jun 2022 16:25 WITA

Museum Mulawarman Gelar Pameran Koleksi Naskah Sejarah, Silsilah Raja serta Al-Quran Terkecil di Dunia


Museum Mulawarman Gelar Pameran Koleksi Naskah Sejarah, Silsilah Raja serta Al-Quran Terkecil di Dunia Perbesar

okeborboneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Museum Negeri Mulawarman Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar pameran naskah sejarah, dari Silsilah Raja Kutai, Kitab-kitab, hingga Al-quran terkecil di dunia.

Acara yang diselenggarakan di dua tempat ini diadakan selama enam hari. Di Gedung Dome Kota Balikpapan dan Gedung A Aula UPTD Museum Mulawarman, Tenggarong. Sebanyak 15 naskah asli yang berisi tentang Kerajaan Kutai dan Kalimantan Timur ini dipamerkan kepada masyarakat umum.

Kasi Konservasi dan Preparasi, Zularsi mengatakan kepada awak media, adapun pameran naskah yang ditampilkan bertujuan untuk memberikan informasi mengenai sejarah.

“Tentunya banyak hal-hal yang bisa kita pelajari. Dan kalau orang berkata, sumber dari sejarah itu adalah naskah. Semakin kita menemukan naskah-naskah kuno, maka kita bisa menggali sejarah secara otentik,” katanya, Minggu (12/6/2022)kemarin.

Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan seperti pameran naskah ini tentu dapat memberikan manfaat kepada masyarakat umum. Dan menjadikan museum sebagai pusat informasi, pendidikan dan rekreasi.

“Harapan kita bisa memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah, karena koleksi yang dipamerkan adalah naskah. Dan tupoksi dari museum salah satunya sebagai pusat informasi dan pendidikan,” harapnya.

Di tempat yang sama, Alif yang merupakan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tenggarong merasa sangat senang mengajak para peserta didiknya mendatangi pameran naskah yang diselenggarakan oleh pihak museum.

Dirinya menjelaskan, pentingnya pengenalan sejarah melalaui naskah kuno kepada siswa/siswi menambah pengetahuan mereka terhadap sejarah. Khsususnya sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara.

“Saya sangat mendukung sekali program yang seperti ini, jadi sebagai kaum muda nanti. Ke depan bisa mengenalkan sejarah di daerah kita sendiri, saya harap bisa dilanjutkan kembali,” tutupnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 504 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warisan Kutai Masih Bertahan, Festival Nutuk Beham Resmi Dibuka di Kedang Ipil

23 April 2026 - 22:19 WITA

Festival nutuk beham

3 Hari 3 Malam, Warga Kedang Ipil Jalani Tradisi Nutuk Beham Usai Panen

23 April 2026 - 11:06 WITA

nutuk beham

Road To Mahakam Run 2024 : 2000 Tiket Ludes Terjual

30 Juni 2024 - 08:31 WITA

Road To Mahakam Run 2024

Desa Wisata Menjadi Pintu Kesejahteraan Masyarakat, Hetifah Sjaifuddian Dorong Desa di Kukar Jadi Tempat Wisata

18 Januari 2024 - 23:32 WITA

Kebon Kampung Jahuq, Tempat Wisata Buah Pengunjung Bisa Petik Langsung

12 Januari 2024 - 13:55 WITA

Wonderful Kukar Berlangsung Selama Dua Hari, Perputaran Ekonomi Tembus Rp 7 Miliar

4 Desember 2023 - 14:20 WITA

Trending di Entertainment