Menu ✖

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 5 Feb 2026 18:22 WITA

Musrenbang Tenggarong Catat 1.438 Aspirasi, Jalan Lingkungan Masih Mendominasi


Peserta Musrenbang Kecamatan Tenggarong Tahun 2026 mengikuti pembahasan usulan pembangunan di Gedung BPU Kelurahan Timbau. (Angga/Okeborneo.com) Perbesar

Peserta Musrenbang Kecamatan Tenggarong Tahun 2026 mengikuti pembahasan usulan pembangunan di Gedung BPU Kelurahan Timbau. (Angga/Okeborneo.com)

Okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ribuan aspirasi pembangunan dari masyarakat Kecamatan Tenggarong mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 yang digelar di Gedung BPU Kelurahan Timbau, Kamis (5/2/2026). Forum ini menjadi bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2027.

Sebanyak 1.438 usulan disampaikan oleh perwakilan 12 kelurahan dan dua desa. Dari jumlah tersebut, sektor infrastruktur kembali mendominasi, khususnya terkait peningkatan kualitas jalan lingkungan yang dinilai masih belum merata.

Camat Tenggarong, Sukono, menjelaskan bahwa kondisi jalan masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah. Ia menyebutkan, puluhan kilometer jalan lingkungan belum tersentuh pembangunan dari total panjang jalan yang ada di Kecamatan Tenggarong.

“Masih ada sekitar 40 kilometer jalan lingkungan yang belum tertangani. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama dan diharapkan bisa diselesaikan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan,” jelasnya.

Berdasarkan rekapitulasi usulan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menjadi perangkat daerah dengan jumlah aspirasi terbanyak, yakni 386 usulan. Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan kebutuhan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, hingga pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Saat ini, ratusan usulan telah dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sementara sisanya akan diinput sesuai skala prioritas dan hasil pembahasan lanjutan.

Musrenbang Kecamatan Tenggarong turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sarkowi V. Zahry dan Akhmed Reza Fachlevi, serta sejumlah anggota DPRD Kutai Kartanegara.

Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan Tenggarong, Akbar Haka, menyatakan bahwa peran legislatif sangat penting dalam mengawal hasil Musrenbang agar tidak sekadar menjadi daftar usulan.

“Dengan jumlah aspirasi yang besar, penentuan prioritas harus benar-benar cermat. DPRD akan mengawal agar kebutuhan mendesak masyarakat bisa masuk dalam program pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia berharap seluruh proses perencanaan ini berujung pada realisasi pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Tenggarong. (atr)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aulia Ingin Kekayaan SDA Kukar Lebih Berdampak pada Pendapatan Daerah

12 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Pemkab Kukar Dorong Pembangkit Listrik Mulut Tambang dan Kerja Sama dengan PLN

12 Oktober 2026 - 17:22 WITA

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (Angga/okeborneo.com)

Bupati Kukar Sebut BUMD Perlu Payung Hukum untuk Beli Saham Perusahaan Besar

12 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Bantuan Lansia dan Disabilitas Kukar Berlanjut, 600 Penerima Program Permakanan Dievaluasi Tiap Tiga Bulan

10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Fiskal Terbatas, Aulia Rahman Basri Pastikan Belanja Pegawai dan Pelayanan Publik Tetap Terjaga

10 Oktober 2026 - 18:14 WITA

Aulia Dorong Daerah Terlibat Langsung dalam Pengelolaan Migas dan Tambang

10 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Trending di Advertorial