Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 26 Mar 2026 15:28 WITA

Panen Raya Padi Mulawarman Kukar, Produksi Ditargetkan Naik hingga 6 Ton per Hektare


Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menghadiri panen raya padi sawah bersama petani Kelompok Tani Wana Agro Lestari di Desa Mulawarman. (Istimewa) Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menghadiri panen raya padi sawah bersama petani Kelompok Tani Wana Agro Lestari di Desa Mulawarman. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan daerah. Hal ini terlihat saat Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, menghadiri panen raya padi sawah di lahan Kelompok Tani Wana Agro Lestari, Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (25/3).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, di antaranya Ketua KTNA Kukar Edi Damansyah, Sekretaris Daerah Sunggono, Camat Tenggarong Seberang Sukono, Kepala Desa Mulawarman Mulyono, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan yang dialokasikan melalui Dana Desa sebesar 20 persen. Program tersebut dikelola melalui BUMDesa Mulya Bersama dan melibatkan enam kelompok tani dengan total anggota sekitar 350 orang.

“Total luasan lahan mencapai 350 hektare, namun yang telah digarap saat ini sekitar 40 hektare. Kami juga mendapat dukungan dari pihak perusahaan, khususnya dalam peningkatan akses jalan usaha tani,” ujarnya.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara pemerintah desa, kelompok tani, BUMDes, perusahaan, dan para penyuluh. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat lokal.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan daerah, terutama dalam mendorong transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif seperti migas dan pertambangan menuju sektor pertanian yang berkelanjutan.

“Panen ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti nyata bahwa kita serius membangun ketahanan pangan. Kukar harus tetap menjadi salah satu lumbung padi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aulia menyebutkan bahwa saat ini luas lahan padi produktif di Kukar telah mencapai sekitar 13 ribu hektare. Ke depan, pemerintah akan terus mendorong peningkatan produktivitas, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi lahan.

“Produksi saat ini berkisar 4,5 hingga 5 ton per hektare. Kita targetkan bisa meningkat hingga 6 ton per hektare dengan berbagai upaya yang sedang kita lakukan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, para petani juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, termasuk kebutuhan alat pertanian seperti hand traktor. Menanggapi hal itu, bupati langsung meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Dinas Pertanian guna menindaklanjuti kebutuhan tersebut.

Panen raya ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi dan ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara. (atr)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Masuk KEN, Persiapan Sakral Hampir 90 Persen

15 September 2026 - 20:32 WITA

Empat Tahun di Teror Penguntit, Penyiar Radio di Samarinda Lapor Polisi

15 September 2026 - 11:35 WITA

58 Tenant Terisi, Puja Sera Taman Kota ArbizzSpace Siap Dibuka

14 September 2026 - 19:49 WITA

Hetifah Dorong Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan yang Lebih Tepat Sasaran

14 September 2026 - 16:09 WITA

SIGAP UMKM, Diskop UKM Kukar Perkuat Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Kebutuhan

14 September 2026 - 12:35 WITA

Dugaan Mortir Sisa Perang Ditemukan di Dasar Sungai Mahakam Samarinda

14 September 2026 - 12:33 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru