okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan operasi pasar murah dan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat pra sejahtera bertempat di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.
Komoditas yang tersedia di Pasar Murah ini terdiri atas empat sembako. Harganya pun dibanderol dengan lebih murah yakni Beras Kita Premium Kemasan Rp 56.500 per 5 kilogram, Gula Pasir Kemasan Rp 13.500 per kilogram, Minyak Goreng Kita Rp 13.000 per liter dan Tepung Terigu Rp12.500 per liter.
Khusus Operasi Pasar Murah sendiri akan menyasar 18 kecamatan di Kukar. Penyalurannya akan digelar secara bertahap. Untuk Tahap I meliputi Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Loa Janan, Sangasanga dan Sebulu.
Tahap II di Kecamatan Muara Badak, Marang Kayu, Anggana, Samboja, Muara Jawa, dan Muara Kaman. Dan Tahap III menyasar Kecamatan Kota Bangun, Muara Muntai, Muara Wis, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang.
Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan, ini hasil kolaborasi Pemkab Kukar bersama Bulog, dan ini terus berlanjut di seluruh kecamatan di Kukar.
“Pemkab akan mensubsidi biaya transportasi atau angkutnya. Misalnya dari Tenggarong ke Kembang Janggut, kemudian Tenggarong ke Tabang, ” ujarnya.
Nantinya yang menjual kepada masyarakat tetap ditangani oleh tim Bulog dengan harga standar yang dipastikan dibawah harga pasar. Dan hari ini telah dimulai pendistribusian melalui program PKH atau bantuan sosial kepada warga yang berhak menerima.
Sementara itu,Kepala Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Cabang Samarinda Maradona Singal, mengatakan, bersama Pemkab akan menyasar 20 kecamatan di Kukar. Program ini dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan menekan angka inflasi.
“Jadi tiap titik kecamatan rata-rata kita bawa beras premium, medium, minyak goreng, gula dan tepung terigu. Totalnya sekitar 5 ton dengan masing-masing item itu 1,5 ton untuk satu kecamatan dan jika diperlukan kita bisa menambah lagi, ” ungkapnya.
Saat ini semua stok barang sudah dipersiapkan hanya tinggal menunggu jadwal dari Pemkab Kukar. Sedangkan target penyaluran tersebut ditargetkan sebelum bulan puasa sudah harus selesai. Saat ini sudah ada dua kecamatan yang dilakukan penyaluran. Jadi tersisa 18 kecamatan.
“Untuk kualifikasi orang yang akan membeli memang kami serahkan ke Pemkab Kukar karena kami hanya menyiapkan saja,” pungkasnya. (atr/ob1/ef)








