Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 9 Des 2022 16:12 WITA

Pemkab Kukar Salurkan 2.800 Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Bagi Tiga Kecamatan Terdampak Banjir


Pemkab Kukar Salurkan 2.800 Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Bagi Tiga Kecamatan Terdampak Banjir Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Tiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diantaranya Kecamatan Tabang, Kembang Janggut dan Kenohan terdampak banjir. Adapun dampak dari banjir tersebut menyebabkan terbatasnya stok tabung gas Elpiji 3 Kilogram bagi tiga kecamatan tersebut.

Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar pun bergerak cepat untuk menyalurkan tabung gas Elpiji 3 Kilogram bagi tiga kecamatan tersebut. Untuk mencegah kelangkaan dan kenaikan harga tabung gas Elpiji 3 Kilogram.

Sekretaris Disperindag Kukar, Sayid Fatahillah, mengatakan, ini adalah upaya pemerintah dalam mengatasi dampak banjir di tiga kecamatan. Adapun banjir ini merupakan banjir kiriman dan curah hujan yang tinggi, sedangkan kelangkaan gas Elpiji 3 Kilogram ini disebabkan beberapa akses jalan penghubung direndam air banjir.

“Bupati kemarin langsung mengadakan rapat mengundang OPD terkait dan menelpon langsung pihak Pertamina untuk membantu distribusi gas Elpiji 3 Kilogram yang sangat dibutuhkan warga di beberapa desa. Yang terdampak kurang lebih 2.800 jiwa, ” ucap Sayid, Jumat (9/12/2022).

Sayid menjelaskan, dari tiga kecamatan yang terdampak banjir. Terdapat beberapa desa yang terdampak sangat parah, rencananya sebanyak 2.800 tabung gas Elpiji 3 kilogram yang akan dibagikan di tiga kecamatan. Untuk Kecamatan Kenohan akan mendapatkan 1.120 tabung gas Elpiji 3 kilogram, Kecamatan Kembang Janggut akan mendapatkan 1.120 tabung gas Elpiji 3 kilogram dan Kecamatan Tabang akan menerima 560 tabung gas Elpiji 3 kilogram.

“Ini dibagikan sesuai kebutuhan, makanya beda-beda. Hari ini sudah dikirim lewat jalur air. Distribusinya melalui kapal di pelabuhan masing-masing kecamatan, ” ucapnya.

Sayid mengatakan, apabila tidak terjadi banjir harga tabung gas Elpiji 3 kilogram sekitar Rp 35 ribu sampai dengan Rp 40 ribu. Kalau kondisinya seperti saat ini (banjir) itu harganya bisa mencapai Rp 60 ribu – Rp 70 ribu, walaupun harganya mahal mau tidak mau masyarakat harus membeli karena itu memang menjadi kebutuhan dasar.

“Harga tabung gas Elpiji 3 kilogram ini sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 19 ribu, jadi tergantung masing-masing desa saja menjualnya berapa, ” pungkasnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan