Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kukar Ikut Ramaikan Lomba Begasing Alif Turiadi Pimpin Rapat Dengar Pendapat Terkait Pengadaan Sapi Bagi Kelompok Tani PD IAI Kaltim Peringati World Pharmacist Day 2022 Dua Mahasiswa S2 KPI UINSI, Jadi Penguji UKW di Palangkaraya Abdul Rasid Sebut Event Erau Berikan Dampak Positif Bagi Budaya Lokal

Hukum - Kriminal · 22 Agu 2022 19:15 WIB

Pengedar Sabu Asal Desa Separi Ditangkap Polisi


 Pengedar Sabu Asal Desa Separi Ditangkap Polisi Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Satresnarkoba Polres Kukar menangkap pria berinisial R (39) asal Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar yang sering menjual narkotika jenis sabu.

Kasat Satresnarkoba Polres Kukar, AKP MP Rachmawan menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa tersangka sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu.

Tim opsnal langsung bergerak menuju lokasi yang dilaporkan, “Setibanya di lokasi yang dilaporkan tim opsnal langsung melakukan penyelidikan,” ujar AKP Rachmawan.

Setelah beberapa jam melakukan penyelidikan lebih dalam, tim opsnal mencurigai salah satu seorang berjenis kelamin yang diduga sebagai R. Kemudian tim mendatangi R di kediamannya dan langsung melakukan interogasi.

Sehabis dilakukan interogasi kepada R, pihaknya langsung menggeledah seisi rumah dan berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 15 poket.

“Kita berhasil mengamankan barang bukti 15 poket sabu dengan berat kotor 9,34 gram, timbangan digital, alat hisap bong, sendok takar, korek api gas, kotak hitam , HP merek Samsung warna putih dan uang tunai sebesar Rp 1 juta, ” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan R saat dilakukan interogasi, ia mengaku barang haram tersebut akan dijual kepada rekan satu kerjanya di sebuah perusahaan. “R mengaku 15 poket itu sudah siap dijual kepada rekannya,” ucapnya.

Kemudian setelah melakukan interogasi dan penggeledahan akhirnya R langsung dibawa oleh tim opsnal ke Mapolres Kukar untuk diproses lebih lanjut. R bakal terancam dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UURI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan dipidana denda paling banyak Rp 10 Miliar,” tutupnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pakai Kunci Lemari, 31 Motor Berhasil Dicuri Rudiansyah

23 September 2022 - 20:34 WIB

Diduga Oplos Minuman Saset dengan Hand Sanitizer, Tiga WBP Tewas Satu Kritis

23 September 2022 - 20:10 WIB

BNNP Musnahkan Sabu-sabu Jaringan Kutim-Samarinda

23 September 2022 - 18:56 WIB

Oknum Agensi Artis Abal-abal Tipu Ibu di Samarinda, Rp 600 Juta Melayang

16 September 2022 - 18:20 WIB

350 WBP Lapas Diambil Sampel Darah

6 September 2022 - 17:04 WIB

Sinergi Polresta Samarinda dan Rutan Klas IIA Samarinda Ungkap Peredaran 1 Kg Narkoba

29 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Trending di Hukum - Kriminal