Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 5 Agu 2025 15:37 WITA

Petani Muara Kaman Ulu Andalkan Diversifikasi untuk Hadapi Perubahan Iklim


Petani Muara Kaman Ulu Andalkan Diversifikasi untuk Hadapi Perubahan Iklim Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketahanan pangan lokal menjadi perhatian utama Pemerintah Desa Muara Kaman Ulu di tengah tantangan iklim yang semakin sulit diprediksi. Dengan lahan pertanian yang didominasi tanaman palawija, desa ini mendorong strategi diversifikasi untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kelompok Tani Putra Tani menjadi ujung tombak dalam membudidayakan berbagai komoditas musiman seperti cabai, tomat, terong, semangka, hingga melon. Namun, kondisi cuaca ekstrem, baik hujan berlebih maupun kemarau berkepanjangan, kerap menjadi hambatan dalam proses bercocok tanam.

“Petani kami sangat bergantung pada cuaca. Jadi, mereka menyesuaikan tanaman dengan kondisi musim. Kalau terlalu panas atau terlalu hujan, hasilnya juga bisa terganggu,” ungkap Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, Selasa (5/8/2025).

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah desa rutin memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian, mulai dari alat pengolahan tanah seperti hand tractor, alat semprot, mesin pemotong rumput, hingga bibit tanaman unggulan.

Tak hanya berhenti di sektor tanaman pangan, pemerintah desa juga memperluas cakupan ketahanan pangan melalui subsektor buah-buahan dan perikanan. Langkah ini diyakini bisa menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Ketahanan pangan tidak bisa hanya bertumpu pada satu komoditas. Harus beragam, agar saat satu sektor terganggu, sektor lain bisa menopang,” jelas Hendra.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber daya, Pemerintah Desa Muara Kaman Ulu terus berkomitmen menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan.

“Kami ingin petani tidak hanya mampu bertahan, tapi juga berkembang. Dukungan ini bagian dari upaya membangun kemandirian dan ketahanan pangan dari desa,” pungkasnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Berlakukan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP Mulai 3 September Imbas Karhutla dan Kekeringan

2 September 2026 - 18:40 WITA

Kemarau Panjang, Kukar Gelar Salat Istisqa: Bupati Sebut Kekeringan hingga Asap Jadi Ancaman

2 September 2026 - 12:20 WITA

Kabut Asap Memburuk, Bupati Kukar Siapkan Sekolah Daring Mulai Kamis

1 September 2026 - 16:38 WITA

Kukar Bentuk Jejaring Tanggap Cepat Karhutla, Sumber Daya Perusahaan Dipetakan per Kecamatan

1 September 2026 - 16:37 WITA

Karhutla Ganggu Pembelajaran, Hetifah: Keselamatan Anak Harus Jadi Prioritas

31 Agustus 2026 - 22:43 WITA

Camat Sanga-Sanga Tegaskan Lahan Eks Tambang Tak Bisa Diterbitkan Surat Kepemilikan

31 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru