Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 3 Sep 2021 17:44 WITA

PHI Konsisten Jalankan Operasi Migas Ramah Lingkungan


PHI Konsisten Jalankan Operasi Migas Ramah Lingkungan Perbesar

Berhasil Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

okeborneo.com, JAKARTA – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHM) sebagai Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina berhasil melewati Semester II Tahun 2021 dengan kinerja yang baik dalam berbagai aspek salah satunya dengan terus melakukan pengelolaan operasi migas ramah lingkungan dengan berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca. Tahun 2020 lalu saja PHI berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 2.468.578 ton CO2.

Sr. Manager HSSE Regional Kalimantan, Benyamin Argubie menyatakan bahwa PHI menyadari pentingnya operasi yang selamat dan ramah lingkungan bagi Perusahaan dan juga seluruh pemangku kepentingan, khususnya yang berada di wilayah Kalimantan. Menurutnya, perhatian dan komitmen PHI dan seluruh entitas Perusahaan yang ada di bawahnya sangat besar terhadap dampak lingkungan yang diakibatkan dari pembuangan emisi gas rumah kaca dari kegiatan operasi Perusahaan.

“Tidak hanya terus berusaha mengurangi dampak lingkungan di wilayah Kalimantan saja, PHI juga turut andil dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% pada tahun 2030 melalui penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT),” terang Benyamin, Jum’at (3/9/2021).

Semester II tahun 2021 ini, PHI telah mencatat keberhasilan sebesar 13% penurunan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020. Inisiatif-inisiatif yang dilakukan PHI sejalan dengan beberapa kegiatan/sektor yang diusungkan oleh Menteri ESDM untuk penurunan emisi gas rumah kaca ini.

Pertama, terkait kegiatan transportasi dengan melakukan penghematan penggunaan bahan bakar avtur melalui optimasi penerbangan helikopter.

Kedua, terkait sektor bangunan. PHI melalui salah satu entitasnya itu PT Pertamina Hulu Mahakam telah berhasil memperoleh Sertifikat Green Building untuk Gedung Mahakam Training Centre (MTC) yang diberikan oleh Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) pada 22 Juli 2021. Melalui berbagai penggunaan teknologi berbasis ramah lingkungan di dalam Gedung MTC ini mampu menurunkan beban emisi sebesar 7,45×10-8 Ton CO2 eq.

Ketiga, terkait penggunaan bahan bakar solar. Di beberapa area operasinya, PHI melakukan substitusi sumber energi bahan bakar solar di fasilitas pembangkit tenaga listriknya, yang sebelumnya menggunakan diesel genset menjadi energi listrik dari PLN, selain itu dilakukan juga efisiensi fasilitas solar power plant menggunakan natural gas flow.

Seluruh inisiatif dan inovasi program yang sudah dijalankan oleh PHI akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen PHI untuk terus menjalankan kegiatan operasi migas yang selamat dan ramah lingkungan, serta menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Indonesia. (*/ob1/ef)

Narahubung
Farah Dewi
Senior Manager Relations Regional Kalimantan
HP: 081212442815
Email : farah.dewi@pertamina.com

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Produksi Batu Bara Kaltim Diprediksi Turun 35 Persen, Seno Aji Ingatkan Dampak ke Tenaga Kerja

13 Mei 2026 - 18:10 WITA

produksi batu bara kaltim

UMKM Loa Duri Ulu Mulai Belajar Pakai AI untuk Promosi Usaha

5 Mei 2026 - 14:58 WITA

UMKM Loa Duri Ulu

Cadangan Gas 5 Tcf Ditemukan di Blok Ganal, Kukar Tak Mau Jadi Penonton

2 Mei 2026 - 16:30 WITA

Blok Ganal

UMKM Kukar Tak Lagi Cuma Kuliner, Anak Muda Mulai Garap Produk Lifestyle

27 April 2026 - 14:00 WITA

UMKM Kukar

DPRD Kukar Minta Bankaltimtara Buka-Bukaan Soal Kinerja dan Kredit

24 April 2026 - 19:13 WITA

DPRD Kukar Bankaltimtara

Setor PAD Rp2 Miliar, Warung Tahu Sumedang Malah Ditutup, DPRD Kukar Protes

21 April 2026 - 10:30 WITA

tahu sumedang ditutup
Trending di Ekonomi