Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 31 Des 2022 10:49 WITA

Polres Kukar Gelar Forum Diskusi Pencegahan Radikalisme


Situasi forum pencegahan paham Radikalisme yang dilaksanakan oleh Polres Kukar Perbesar

Situasi forum pencegahan paham Radikalisme yang dilaksanakan oleh Polres Kukar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Untuk mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan forum dialog di Ruang Catur Prasetya, Jumat (30/12/2022).

Kapolres Kukar AKBKP Hari Rosena mengatakan, sampai dengan saat ini masih banyak muncul berbagai upaya untuk menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk mengganti ideologi Pancasila dengan menggunakan ideologi lain, dengan pemahaman radikalisme dan terorisme.

Padahal, terorisme tak hanya menimbulkan kerugian material, nyawa atau menciptakan rasa takut di kalangan masyarakat, namun juga menggoyahkan ikatan persaudaraan dan nilai toleransi. “Yang perlu dipahami, bahwa ancaman terbesar terorisme bukan hanya terletak pada aspek fisik tetapi peranan propaganda yang secara masif mendasar pada pola pikir dan pandangan masyarakat yang lebih berbahaya. Jadi ideologi seseorang ini berpengaruh pada sikap dan perilaku,” ucapnya saat membaca sambutan.

AKBP Hari menyebutkan, jika target terorisme adalah kalangan generasi muda, selain aksi kekerasan yang selalu dipertontonkan secara mudah ke depan publik. Salah satu yang terpenting harus diwaspadai yaitu pengaruhnya dapat menginspirasi siapapun untuk melakukan kekerasan dan aksi teror di manapun berada.

“Mari bersama-sama mencegah dan menolak secara tegas adanya paham radikalisme dan terorisme karena bertentangan dengan ajaran Islam,” imbuh AKBP Hari.

Sementara Ketua MUI Kukar, Abdul Hanan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk imunitas untuk menjaga masyarakat agar tidak mudah terpapar pada paham radikalisme. Sebab paham radikalisme itu sangat berbahaya tidak mengenal status sosial, pendidikan dan sebagainya.

“Dengan berkumpul seperti ini secara tidak langsung memberikan informasi yang sangat penting bagi masyarakat agar tidak mudah terpapar paham – paham radikalisme, “Kata Abdul Hanan.

Abdul Hanan menilai, Kabupaten Kukar merupakan jalur save house bagi para pelaku teroris selama ini mulai dari jaman-jaman teroris tahun 2000an sampai dengan sekarang. Karena, Kaltim tempat yang baik bagi keluar masuk pelaku terorisme untuk bisa menyebrang ke negara Filipina.

“Makanya untuk itu wilayah di Kaltim juga merupakan penyanggah ekonomi bagi para kelompok teroris. Karena banyak perusahaan-perusahaan luar dan sebagainya. Dan itu dimanfaatkan, donatur-donatur banyak dari kaltim. Ini menjadi sebuah perhatian, kaltim harus steril dari paham radikalisme, Terutama perbatasan pintu masuk antar perbatasan kedua negara, misalnya ke jalur menuju Malaysia dan jalur ke Filipina, jalur laut dan sebagainya. Keamanan harus ketat agar tidak ada celah bagi mereka, “tutupnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lampiran Honor Disdikbud Disebut Berbeda, Dosen Hukum Urai Batas Peran Bankaltimtara

12 Agustus 2026 - 17:08 WITA

Bankaltimtara

Keributan di Tabang Berujung Kematian, Polres Kukar Tetapkan 9 Tersangka

10 Agustus 2026 - 18:57 WITA

9 tersangka keributan Tabang Kukar

Diduga Arena Sabung Ayam Kembali Beroperasi di Makroman, Polisi Akan Cek

10 Agustus 2026 - 16:29 WITA

dugaan arena sabung ayam Makroman Samarinda

11 Pengendara Ditindak, 12 Motor Ditahan dalam Penertiban Balap Liar di Poros Tenggarong–Samarinda

7 Agustus 2026 - 15:06 WITA

balap liar Tenggarong–Samarinda

Polisi Geledah Rumah di Tenggarong, Laptop dan Dua Map Dibawa

6 Agustus 2026 - 00:34 WITA

penggeledahan rumah di Tenggarong

Datang ke Samarinda untuk Menikah, Pria Asal Pontianak Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu

5 Agustus 2026 - 19:24 WITA

BNNP Kaltim ungkap sabu 1 kg
Trending di Hukum - Kriminal