Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 14 Mei 2025 18:55 WITA

Posko Posyandu Sebulu Ilir Diresmikan, Kades Harap Bisa Beri Pelayanan Terbaik ke Masyarakat


Posko Posyandu Sebulu Ilir Diresmikan, Kades Harap Bisa Beri Pelayanan Terbaik ke Masyarakat Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memperkuat layanan kesehatan dasar kembali dibuktikan dengan diresmikannya dua Posyandu baru di Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, pada Selasa (13/5/2025). Dua fasilitas tersebut adalah Posyandu Melati Ungu dan Posyandu Kenanga, yang secara simbolis diresmikan langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Kepala Desa Sebulu Ilir, Chandra Wijaya, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar dalam pembangunan dua Posyandu tersebut. Ia menyebut keberadaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

“Posyandu tidak hanya sekadar fasilitas, melainkan bagian dari upaya kolektif kita dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa. Saya harap para kader yang bertugas dapat memberikan pelayanan maksimal dan konsisten,” ujar Chandra.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Edi Damansyah menegaskan pentingnya keberlangsungan dan penguatan operasional Posyandu, termasuk perhatian terhadap kebutuhan kader. Ia mengapresiasi dedikasi para kader yang dinilai telah menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Saya mendengar langsung aspirasi kader terkait insentif. Kami akan pertimbangkan untuk menambah besaran insentif tersebut, karena peran mereka sangat krusial dalam menjalankan fungsi Posyandu,” ungkapnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya regenerasi kader Posyandu yang terus berjalan dengan baik di Kukar, khususnya di Kecamatan Sebulu. Menurutnya, hal ini menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Program prioritas dalam kerangka Kukar Idaman juga disinggung Edi Damansyah, di mana layanan Posyandu untuk balita, ibu hamil, dan lansia telah menunjukkan dampak positif, termasuk menurunnya angka stunting di wilayah Kukar.

“Ini hasil kerja bersama yang perlu terus diperkuat, dan Posyandu adalah salah satu indikator keberhasilan program kesehatan kita,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plasma 294 Hektare Belum Terbangun, Koperasi Sungai Payang Tagih Kewajiban PT Niaga Mas Gemilang

1 Oktober 2026 - 19:38 WITA

DLHK Kukar Bidik Retribusi Sampah Rp400 Juta, Skema Pembayaran Lewat PDAM dan PBB Dikaji

1 Oktober 2026 - 13:20 WITA

Distanak Kukar Gandeng BI Latih Petani Gunakan Drone Sprayer, Penyemprotan 1 Hektare Bisa Tuntas 3 Jam

1 Oktober 2026 - 13:17 WITA

Teks Foto : Drone Pertanian (Istimewa)

Kelangkaan BBM di Kukar, Komisi II DPRD Minta Pertamina Tambah Kuota Pasokan

1 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Aulia: APBD Perubahan 2026 Kukar Turun Rp100 Miliar, Angka Rp7,9 Triliun Termasuk Penataan Pinjaman

30 September 2026 - 23:45 WITA

IKAPIN Kaltim-Kaltara Ucapkan Selamat kepada Rektor Terpilih Unmul, Siap Berkolaborasi untuk Kemajuan Universitas dan Daerah

30 September 2026 - 21:39 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru