Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 18 Jun 2025 17:55 WITA

Rapak Lambur Jadi Contoh! Dana RT Tak Asal Cair, Harus Lewat SPJ dan Bukti Kegiatan


Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf Perbesar

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Yusuf menegaskan bahwa program bantuan dana Rp50 juta per RT tidak serta-merta dibagikan langsung ke tangan para ketua RT. Sebaliknya, pengelolaan dana dilakukan dengan mekanisme ketat dan akuntabel untuk memastikan program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dana itu tidak langsung diberikan ke RT. Dari Rp50 juta, sebesar Rp15 juta masuk ke rekening kas desa dan pengelolaannya mengikuti Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah disusun,” jelas Muhammad Yusuf.

Ia mencontohkan, salah satu kegiatan rutin seperti gotong royong memiliki alokasi dana Rp200 ribu per bulan, yang hanya digunakan untuk konsumsi dan minuman. Namun, dana tersebut tidak bisa dicairkan sembarangan.

“Kalau mereka melaksanakan gotong royong, harus ada bukti pembelian konsumsi dan SPJ-nya. Setelah ada SPJ, baru kami bayarkan. Jadi SPJ dulu, baru cair. Ini untuk memastikan bahwa kegiatan benar-benar dilaksanakan,” ungkapnya.

Muhammad Yusuf menyadari bahwa pendekatan tegas ini sempat menimbulkan anggapan dirinya terlalu keras. Namun ia menilai, langkah tersebut perlu diambil untuk menjaga akuntabilitas dan efektivitas penggunaan dana.

“Saya memang dari awal menerapkan hal itu. Meskipun orang bilang saya keras, tapi saya tidak mau dana ini disalahgunakan atau tidak berjalan dengan baik. Alhamdulillah, sampai saat ini pengelolaan dana 50 juta per RT di desa kami berjalan lancar dan dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Kebijakan ketat ini menurutnya bertujuan untuk mendorong setiap RT bertanggung jawab dan aktif melaksanakan program-program lingkungan. Ia juga menekankan bahwa program ini menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat paling bawah, yakni RT.

Dengan sistem pengelolaan yang transparan dan disiplin, Desa Rapak Lambur kini menjadi salah satu contoh desa yang sukses dalam menjalankan program dana RT secara tertib dan terarah.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belimbur Jadi Penutup Erau Adat Kutai 2026, Ahmad Yani Ajak Masyarakat Maknai Air sebagai Sumber Kehidupan

29 September 2026 - 17:30 WITA

Ribuan Lampu Jalan Mulai Terpasang di Kukar, Kawasan Pesisir Ikut Jadi Prioritas

29 September 2026 - 12:00 WITA

58 UMKM Ramaikan Arbizz Space Tenggarong, Kawasan Kuliner Ini Punya Skatepark dan Panggung Musik

29 September 2026 - 11:59 WITA

Anggaran Kukar Tertekan, DKP Pastikan Bantuan Perikanan Tetap Berjalan hingga Akhir 2026

29 September 2026 - 11:57 WITA

Luruskan Isu Pemindahan, Bupati Kukar Tegaskan Erau Adat Kutai Tetap Digelar di Tenggarong

28 September 2026 - 15:42 WITA

HUT ke-244 Tenggarong, Bupati Kukar Dorong Pelayanan Publik Lebih Humanis

28 September 2026 - 15:07 WITA

Trending di Advertorial