Menu

Mode Gelap

Sosial · 6 Mar 2022 16:50 WIB

RMI Bersama Aliansi Pemuda Kaltim Deklarasikan Pengawalan Pembangunan IKN Nusantara


 RMI Bersama Aliansi Pemuda Kaltim Deklarasikan Pengawalan Pembangunan IKN Nusantara Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA — Ibu Kota Negara Nusantara mulai digenjot pembangunannya dan difokuskan terhadap proyek prioritas Istana Presiden.

Rumah Milenial Indonesia (RMI) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Aliansi Pemuda Kaltim mendeklarasikan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta mengawal pembangunan IKN Nusantara.

Panglima Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak Borneo (KOPPAD BORNEO), Dr. Abriantinus dalam deklarasinya menyatakan pembangunan IKN perlu adanya pengawalan karena penetapan lokasi ‘Nusantara’ merupakan hadiah bagi masyarakat Kaltim dan secara umum masyarakat Kalimantan serta Indonesia wilayah tengah dan timur.

“Jangan sampai pembangunan IKN tidak berlanjut setelah terjadi pergantian Presiden RI di tahun 2024 mendatang,” sebutnya.

Melalui deklarasi ini lanjut Abriantinus, pihaknya akan mengawal pembangunan IKN sehingga para generasi muda di kemudian hari dapat menjadi saksi atas pemindahan Ibu Kota.

“Mendukung keberlanjutan kepemimpinan Jokowi adalah salah satu upaya kami untuk memastikan pembangunan IKN Nusantara dapat berjalan,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur RMI Kaltim, Daniel Sihotang mengatakan deklarasi ini merupakan bentuk komitmen dan apresiasi atas kepemimpinan Jokowi yang selaras dengan cita-cita masyarakat Kaltim.

“Kita mendeklarasikan dan mengikrarkan bagaimana komitmen dan apresiasi kita terhadap kepemimpinan Bapak Jokowi yang telah mewujudkan cita-cita kita masyarakat Kaltim untuk hadirnya IKN ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut dibeberkannya, poin deklarasi yang menjadi fokus utama adalah meminta adanya keberlanjutan kepemimpinan Presiden Joko Widodo agar pembangunan tidak terhenti dan mendorong MPR RI melakukan amandemen UUD 1945 soal batas masa jabatan presiden.

Selain itu, pendiri Rumah Milenial Indonesia yang ikut serta hadir Sahat Martin Philip menyebutkan bahwa cita-cita pemindahan Ibukota negara bukan hanya diwacanakan pada rezim Jokowi saja melainkan sudah dipertimbangkan sejak puluhan tahun lalu.

“Bahkan sejak masa kepemimpinan Presiden pertama, Soekarno,” singkatnya.

“Ternyata di era Pak Jokowi kemudian wacana itu bisa dilaksanakan. Artinya, walaupun mungkin itu bukan kebijakan yang populis, tapi dengan tegas tetap merealisasikan pemindahan ibukota,” jelasnya.

Deklarasi ini kemudian ditutup dengan yel yel, ‘Jokowi Harapan Rakyat’,’Bergerak Lanjutkan Kepemimpinan’, seru seluruh peserta yang hadir.

Beberapa poin deklarasi yang dibacakan oleh juru bicara RMI Kaltim, Febrian Fajaryadi antara lain :

Mengapresiasi setinggi-tingginy kepemimpinan Presiden Jokowi yang telah menjadi sosok pemimpin merakyat dan memperhatikan setiap pelosok daerah, termasuk Kalimantan Timur.

Mendukung pemindahan Ibukota Negara sebagai bentuk pemerataan pembangunan dan visi-misi Presiden mewujudkan Indonesia Sentris.

Meminta adanya keberlanjutan dan kebersinambungan kepemimpinan Presiden Jokowi di tahun 2024 agar agenda pembangunan IKN Nusantara tidak terhenti.

Mendorong MPR RI untuk melakukan Amandemen UUD 1945 tentang batas masa jabatan Presiden serta,

Menyatakan bahwa era saat ini berbeda dengan masa Orde Baru dimana saat ini masyarakat sudah cerdas dan ingin adanya percepatan Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Diskusi Pendidikan di Samarinda. Hetifah : Kompetensi Guru Itu Hulu Dari Proses Pembelajaran

20 Mei 2024 - 20:18 WIB

Mahakam Run 2024 : Explore the Beauty of East Borneo, Gagasan Hetifah Siap Kembali Digelar Tahun ini

9 Mei 2024 - 14:09 WIB

Hetifah Tegaskan Dorong Pelibatan Masyarakat dalam Event Pariwisata di Kukar

25 Maret 2024 - 20:35 WIB

Hetifah

IM3 Hadirkan Kampanye Nyatakan Silaturahmi dengan Freedom Internet dan Pasar Ramadan IM3 di Samarinda

14 Maret 2024 - 21:47 WIB

LSP Pembicara Kompeten Kini Miliki 11 Asesor Kompeten

13 Maret 2024 - 13:01 WIB

Hadapi Ramadan, Gelar Pelita Day 2024

12 Maret 2024 - 18:35 WIB

Trending di Sosial