okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak sebelas orang pengurus Dewan Pendidikan Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2022-2027 resmi dilantik oleh Bupati Kukar Edi Damansyah. Pelantikan dilakukan di halaman SMPN 1 Tenggarong, Senin (6/6/2022).
Dalam kegiatan pelantikan tersebut, turut hadir Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Profesor Dr Unifah Rosyidi M, PD.
Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan dalam rangkaian pengukuhan Dewan Pendidikan Kukar ini juga dilakukan pembagian bantuan laptop ke beberapa guru penggerak, lalu menyerahkan simbolis SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga pendidik dan kerjasama MUI Kukar dengan Disdikbud.
Edi berharap kedepannya bagaimana Sumber Daya Manusia (SDM) di Kukar itu memiliki kompetensi, tidak hanya berbasis kepada pendidikan umum dan keterampilan. Tapi basisnya juga basis spiritual dan keagamaan.
“Kita MoU dengan MUI Kukar itu ya bagian untuk meningkatkan basis spiritual dan keagamaan,” katanya.
Ini yang sangat penting, untuk keseimbangan dalam kemajuan Kukar terletak di SDM. Hari ini Kukar memang unggul di Sumber Daya Alam (SDA) tak terbarukan, minyak, gas dan batu bara. Itu semua nantinya akan habis.
“Tidak bisa kita hanya bergantung pada SDA saja karena suatu saat akan habis masanya, kita harus mempersiapkan strategi baru untuk meningkatkan SDM lebih baik ke depan yang unggul dan berdaya saing,” ujar Edi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kukar, Profesor Dr Yonathan Palinggi menuturkan, bahwa Kukar itu nanti menjadi salah satu daerah yang dibanjiri orang dari luar dan mereka pasti memiliki keunggulan di pendidikan.
“Jadi target kita adalah bagaimana meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Kukar, agar bisa bersaing dengan para pendatang yang memiliki kompetensi yang baik,” imbuhnya.
Dirinya berharap dengan peran Dewan Pendidikan Kukar sebagai mitra pemerintah ke depan bisa berjalan dengan baik. Guna untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. (atr/ob1/ef)








