Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 22 Mei 2025 13:10 WITA

Sungai Bawang Jadi Benteng Budaya Dayak Kenyah yang Menjadi Magnet Wisata Budaya di Kukar


Sungai Bawang Jadi Benteng Budaya Dayak Kenyah yang Menjadi Magnet Wisata Budaya di Kukar Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Di tengah pesatnya perkembangan zaman, Desa Sungai Bawang di Kecamatan Muara Badak tampil sebagai penjaga warisan budaya yang teguh. Desa ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi menjadi pusat hidupnya tradisi Dayak Kenyah yang masih dijaga dengan penuh rasa hormat oleh warganya.

Dari ritual adat yang menyertai proses membangun rumah hingga penghormatan kepada leluhur dan alam semesta, masyarakat Sungai Bawang tetap menjalankan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan turun-temurun. Tradisi ini tak hanya lestari dalam keseharian, tetapi juga dikembangkan menjadi potensi wisata berbasis budaya lokal.

Salah satu yang paling menarik perhatian wisatawan adalah pertunjukan rutin tarian Dayak Kenyah yang digelar setiap hari Minggu. Pertunjukan ini bukan hanya hiburan, tetapi menjadi jendela yang membuka wawasan publik terhadap kekayaan budaya lokal yang nyaris punah di tempat lain.

Puncaknya, setiap tahun desa ini menggelar Festival Budaya Dayak Kenyah bertajuk “Mencaq Undat”, sebuah perhelatan besar yang menghadirkan ragam seni tradisional, kuliner khas, dan semangat gotong royong antarwarga.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kukar, Ridha Fatrianta, menegaskan bahwa pihaknya turut memberikan dukungan dalam pengembangan potensi budaya di desa tersebut.

“Festival di Sungai Bawang sudah beberapa kali kita support, karena memang punya nilai jual wisata yang kuat,” ujar Ridha, Rabu (21/5/2025).

Meski sebagian besar aspek pelestarian budaya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menurut Ridha, sinergi antarinstansi menjadi penting agar nilai-nilai budaya juga dapat mendongkrak sektor pariwisata.

“Kami membantu dari sisi penguatan event-nya, karena ini juga bisa menjadi sarana promosi destinasi wisata budaya yang unik dan autentik,” pungkasnya. (adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ASN Kukar Akan Presensi lewat Pindai Wajah dalam Radius 50 Meter

27 Juli 2026 - 20:50 WITA

aplikasi presensi ASN Kukar

Sejumlah Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tuntut Pelayanan Lebih Cepat

27 Juli 2026 - 20:46 WITA

pelantikan pejabat Pemkab Kukar

Dari Panggung IDEF, Petala Borneo Gaungkan Erau lewat “Menjaga Adat”

25 Juli 2026 - 18:24 WITA

petala borneo

IWAPI Kukar dan STIE Tenggarong Buka Peluang Pelatihan hingga Magang Bisnis

25 Juli 2026 - 16:27 WITA

IWAPI Kukar STIE Tenggarong

Hetifah Ingatkan Lulusan STIE Tenggarong: Dunia Kerja Butuh Adaptasi, Bukan Sekadar Gelar

25 Juli 2026 - 14:55 WITA

STIE Tenggarong

Pemkab Kukar Dorong Lulusan STIE Tenggarong Ciptakan Lapangan Kerja di Era IKN

25 Juli 2026 - 11:59 WITA

STIE Tenggarong
Trending di Pendidikan