Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 28 Jun 2023 17:14 WITA

Tepis Berita Miring Wisata Pulau Kumala, Wabup Kukar : Itu Tidak Benar, Kami Terus Lakukan Pembenahan


Tepis Berita Miring Wisata Pulau Kumala, Wabup Kukar : Itu Tidak Benar, Kami Terus Lakukan Pembenahan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Beredar sebuah video di sosial media yang mengatakan bahwa tempat wisata Pulau Kumala di Tenggarong sebagai tempang angker dan tidak boleh dikunjungi, menanggapi kabar tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pun menepis kabar miring tersebut.

Sampai dengan saat ini, wisata Pulau Kumala terus menjadi salah satu destinasi andalan daerah Kukar. Setiap pekannya, terpantau ratusan orang dari berbagai daerah di Kukar maupun luar daerah mendatangi tempat wisata tersebut untuk menikmati keindahan Pulau Kumala.

Bahkan, sampai dengan saat ini Pemkab Kukar terus berkomitmen untuk melakukan pengembangan dan bertekad membangkitkan kembali wisata di Pulau Kumala sehingga bisa menarik wisatawan lebih banyak lagi.

Sejumlah perbaikan, serta pengembangan di Pulau Kumala bakal segera dilakukan guna menarik wisatawan untuk Kembali berkunjung ke ikon Tenggarong tersebut. Hal ini sekaligus menepis anggapan Pulau Kumala berbahaya untuk dikunjungi. Sebagaimana diketahui, dalam beberapa hari terakhir muncul di media sosial mengenai tanggapan miring terkait Pulau Kumala.

“Tidak benar ya, Pulau Kumala pulau yang luar biasa, kebanggaan kita bersama,” tegas Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Selasa (27/6/2023).

Kendati demikian, ia tak menampik terdapat sejumlah fasilitas di Pulau Kumala yang mengalami kerusakan semenjak Covid-19 melanda. “Semenjak Covid-19 memang ada fasilitas yang rusak. Sekarang, pelan-pelan diperbaiki, dan sudah kita anggarkan untuk pengembangan di Pulau Kumala,” ujar Rendi.

Menurut Rendi, Pulau Kumala masih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, terbukti dari jumlah kunjungan di libur Hari Raya Idulfitri lalu, di mana pengunjung mencapai 3 ribu lebih. Lanjut Rendi menjelaskan, selagi menunggu investor, pihaknya akan melakukan pengembangan kecil di Pulau Kumala, salah satunya dengan membangun waterbom mini, yang pembangunannya dimulai pada 2023 ini.

“Kita ingin seluruh tempat wisata di Kukar bangkit kembali, termasuk di Pulau Kumala. Ya, sambil menunggu investor, pengembangan kecil akan kami lakukan,” jelasnya.

“Sekali lagi, anggapan Pulau Kumala ini adalah pulau terlarang untuk dikunjungi tidaklah benar. Kami dari Pemkab Kukar bertekad untuk mengembangkan fasilitas penunjang lainnya guna menarik wisatawan,” tegas Rendi. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Janji di Atas Kertas Akan Dicek ke Lapangan, Kukar Finalkan Arah Pembangunan 2027

20 April 2026 - 17:29 WITA

Pembangunan Kukar 2027

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025
Trending di Pemerintahan