Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 14 Jul 2025 16:37 WITA

Dorong Pemerataan Layanan, Pemekaran Tenggarong Seberang Dianggap Solusi Strategis


Dorong Pemerataan Layanan, Pemekaran Tenggarong Seberang Dianggap Solusi Strategis Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Gagasan pemekaran wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang kembali mencuat, kali ini disuarakan dengan kuat oleh Camat Tego Yuwono. Ia menilai, pemekaran merupakan langkah strategis untuk mempercepat distribusi pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur ke wilayah-wilayah yang selama ini masih tertinggal akses.

Menurut Tego, tantangan utama yang dihadapi warga di beberapa desa seperti Separi, Loa Lepu, dan Teluk Dalam adalah jauhnya jarak ke pusat pemerintahan kecamatan. Proses administrasi sederhana pun seringkali menjadi beban tersendiri karena harus menempuh perjalanan panjang dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

“Bayangkan, untuk mengurus surat-surat saja, mereka harus keluar ongkos besar. Ini menjadi beban harian yang sebenarnya bisa diatasi melalui pembentukan kecamatan baru,” ujar Tego dalam keterangannya, Senin (14/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemekaran bukan sekadar penataan ulang wilayah administratif, melainkan cara konkret untuk memudahkan akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran pembangunan.

“Jika wilayahnya lebih kecil, maka penyaluran anggaran dan pelaksanaan program pembangunan akan jauh lebih terarah. Kita bisa fokus menyelesaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan di area yang selama ini sulit dijangkau,” jelasnya.

Meski begitu, Tego tidak menampik bahwa faktor anggaran menjadi tantangan utama dalam mewujudkan rencana ini. Karena itu, pihak kecamatan secara aktif menjalin koordinasi dengan Pemkab Kutai Kartanegara maupun Pemprov Kalimantan Timur untuk memperoleh dukungan yang diperlukan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemekaran ini bukan pemborosan, tapi investasi jangka panjang untuk efisiensi birokrasi dan pemerataan pembangunan,” tambahnya.

Dengan semakin jelasnya peta kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah, Tego berharap proses pemekaran bisa segera masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

“Jika ini terealisasi, manfaatnya langsung terasa. Warga tak lagi kesulitan menjangkau layanan dasar, dan daerah yang selama ini tertinggal bisa bangkit lebih cepat,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lampiran Honor Disdikbud Disebut Berbeda, Dosen Hukum Urai Batas Peran Bankaltimtara

12 Agustus 2026 - 17:08 WITA

Bankaltimtara

Kekurangan Air Tekan Sawah Kukar, Hasil Panen Diperkirakan Turun Jadi 2 Ton per Hektare

12 Agustus 2026 - 16:52 WITA

kekurangan air sawah Kukar

Polisi Ungkap Dugaan Motif Pembakaran Ruang Rapat Diskominfo Kukar: Kesal Jadi Bahan Olokan

11 Agustus 2026 - 15:36 WITA

motif pembakaran Diskominfo Kukar

Ruang Rapat Diskominfo Kukar Terbakar, Seorang Tenaga Kontrak Diamankan

11 Agustus 2026 - 12:18 WITA

kebakaran ruang rapat Diskominfo Kukar

Keributan di Tabang Berujung Kematian, Polres Kukar Tetapkan 9 Tersangka

10 Agustus 2026 - 18:57 WITA

9 tersangka keributan Tabang Kukar

Diduga Arena Sabung Ayam Kembali Beroperasi di Makroman, Polisi Akan Cek

10 Agustus 2026 - 16:29 WITA

dugaan arena sabung ayam Makroman Samarinda
Trending di Hukum - Kriminal