Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 17 Jul 2025 18:54 WITA

Fosil Misterius Ditemukan di Purwajaya, Desa Siapkan Replika untuk Promosi Wisata Geologi


Fosil Misterius Ditemukan di Purwajaya, Desa Siapkan Replika untuk Promosi Wisata Geologi Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Warga di RT 15 menemukan batu fosil raksasa yang panjangnya mencapai 24 meter dan diperkirakan masih tersisa beberapa meter lagi tertimbun di dalam tanah. Temuan ini sontak menjadi sorotan dan membuka peluang baru bagi sektor wisata berbasis geologi di desa tersebut.

Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto, mengungkapkan bahwa potensi panjang keseluruhan batu tersebut bisa mencapai 30 meter. Namun, proses ekskavasi sementara harus dihentikan karena keterbatasan alat dan tenaga teknis.

“Untuk saat ini, kami baru berhasil mengungkap 24 meter. Tapi indikasinya bisa sampai 28 atau bahkan 30 meter. Kami masih menunggu dukungan teknis untuk melanjutkan penggalian,” ujarnya.

Menyadari nilai strategis dari temuan tersebut, Pemerintah Desa Purwajaya berinisiatif menjalin komunikasi dengan Dinas Pariwisata Kukar dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Harapannya, fosil ini bisa dikaji lebih lanjut oleh pihak yang berkompeten, sekaligus dijadikan objek wisata edukatif yang dapat menarik minat wisatawan dan peneliti.

Langkah awal pun telah diambil. Sebuah replika batu fosil sepanjang 20 meter telah dirancang dan direncanakan untuk ditampilkan di Museum Samarinda sebagai bagian dari promosi potensi desa. Replika ini diharapkan dapat menjadi magnet baru untuk mengenalkan Desa Purwajaya sebagai daerah yang memiliki kekayaan geologi unik.

“Kami ingin memanfaatkan momentum ini. Temuan fosil ini bisa menjadi ikon baru Purwajaya, bahkan Kukar secara keseluruhan. Kami butuh dukungan agar ini bisa dikelola dengan baik, bukan hanya jadi cerita,” tutur Sucipto.

Ia menambahkan bahwa jika dikelola secara serius, temuan ini bukan hanya akan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, tapi juga memberikan dampak ekonomi melalui sektor wisata edukasi dan geowisata.

“Kami optimis, dengan kerja sama lintas sektor, potensi ini bisa dikembangkan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kukar Dorong Siskamling hingga Masjid untuk Cegah Kebakaran

18 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Penanganan Bertahap bagi Korban Kebakaran Loa Ipuh

18 Oktober 2026 - 13:56 WITA

Tinjau Lokasi Kebakaran Loa Ipuh, Bupati Kukar Dorong Penguatan Mitigasi

18 Oktober 2026 - 13:53 WITA

500 Guru Mengaji di Kukar Ikuti Sertifikasi, Perkuat Kualitas Pendidikan Al-Qur’an

17 Oktober 2026 - 19:05 WITA

DPMPTSP Kukar Catat 40 Ribu UMKM, Pengurusan NIB Bisa Gratis di MPP

17 Oktober 2026 - 19:03 WITA

PAD Kukar dari PBG dan Tenaga Kerja Asing Tembus Rp2,3 Miliar

17 Oktober 2026 - 19:01 WITA

Trending di Advertorial