Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 9 Sep 2025 13:05 WITA

Koordinator BPP Kota Bangun Dorong Teknologi Terbarukan untuk Petani


Koordinator BPP Kota Bangun Dorong Teknologi Terbarukan untuk Petani Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan tak hanya sebatas mendampingi petani, tetapi juga memastikan transfer teknologi pertanian terus berjalan. Koordinator BPP Kecamatan Kota Bangun dan Kota Bangun Darat, Iffan Manosa, menjelaskan tugas utama mereka mencakup aspek teknis dan fasilitasi kelompok tani.

“Kalau masalah teknis, kami mengajarkan cara penggunaan teknologi terbaru di bidang pertanian. Jadi petani tidak lagi hanya mengandalkan cara tradisional, tapi bisa memanfaatkan teknologi terbarukan,” kata Iffan.

Selain itu, BPP juga berfungsi sebagai penghubung antara kelompok tani dengan pemerintah, terutama ketika ada usulan bantuan.

“Kalau ada kelompok yang ingin mengusulkan bantuan, kami yang bantu memfasilitasi,” ujarnya.

Iffan menambahkan, kehadiran BPP di lapangan sangat penting karena petani sering kali membutuhkan pendampingan langsung dalam mengadopsi teknologi baru, mulai dari penggunaan alsintan, pengelolaan benih, hingga manajemen hasil panen.

Menurutnya, dengan dukungan teknologi modern, produktivitas pertanian di Kota Bangun dan Kota Bangun Darat bisa lebih optimal.

“Kalau teknologi masuk, hasil pertanian bisa meningkat dan petani akan lebih sejahtera,” ucap Iffan.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kabut Asap Memburuk, Bupati Kukar Siapkan Sekolah Daring Mulai Kamis

1 September 2026 - 16:38 WITA

Kukar Bentuk Jejaring Tanggap Cepat Karhutla, Sumber Daya Perusahaan Dipetakan per Kecamatan

1 September 2026 - 16:37 WITA

Karhutla Ganggu Pembelajaran, Hetifah: Keselamatan Anak Harus Jadi Prioritas

31 Agustus 2026 - 22:43 WITA

Camat Sanga-Sanga Tegaskan Lahan Eks Tambang Tak Bisa Diterbitkan Surat Kepemilikan

31 Agustus 2026 - 16:32 WITA

DPRD Kukar Soroti SPT Lahan Eks Tambang Sanga-Sanga, Perusahaan Diminta Tuntaskan Reklamasi

31 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Kabut Asap Menyelimuti Kota Raja, Warga Tenggarong Cemas Aktivitas dan Kesehatan Terganggu

30 Agustus 2026 - 18:51 WITA

Trending di Home