Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 30 Sep 2025 14:02 WITA

Pengelolaan Sampah di Kutai Kartanegara Fokus pada Bank Sampah dan Kompos


Asisten II Setkab Kukar Ahyani menegaskan pentingnya pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara usai workshop DLHK Kukar, Selasa (30/9/2025). (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Asisten II Setkab Kukar Ahyani menegaskan pentingnya pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara usai workshop DLHK Kukar, Selasa (30/9/2025). (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara menjadi tantangan besar yang menuntut langkah teknis nyata. DLHK Kukar bersama PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar workshop di Tenggarong, Selasa (30/9/2025), untuk membahas praktik memilah sampah, mendaur ulang, dan memanfaatkan kompos rumah tangga.

Asisten II Setkab Kukar, Ahyani, menegaskan masyarakat tidak bisa lagi mengabaikan masalah teknis sampah. Ia menilai, meski kegiatan workshop hanya berlangsung sehari, manfaatnya harus memberi efek jangka panjang. “Workshop memang hanya satu hari, karena kalau lebih mungkin peserta, khususnya ibu-ibu, akan kelelahan. Tapi saya berharap peserta memperoleh banyak ilmu dan informasi dalam waktu singkat ini, terutama terkait pengelolaan sampah.
,” kata Ahyani.

Ia menegaskan masyarakat harus memulai pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara dari langkah sederhana. Ahyani juga menekankan pentingnya memilah sampah organik dan non-organik sejak dari rumah. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mudah memanfaatkan sampah organik menjadi kompos dan menyalurkan sampah anorganik ke bank sampah. “Zero waste bisa tercapai kalau kita memulai dari diri sendiri, dengan memilah sampah organik dan non-organik, mendaur ulang, serta memanfaatkan bank sampah dan kompos rumah tangga,” jelasnya.

Selanjutnya, Ahyani mengajak peserta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ia menegaskan kebiasaan ini menimbulkan masalah teknis yang harus segera masyarakat atasi. Plastik sekali pakai yang sulit terurai akan menambah beban lingkungan jika masyarakat tidak menguranginya sejak dari kebiasaan harian.

Ia menegaskan, setiap langkah kecil akan berdampak besar bila dijalankan konsisten. “Semoga langkah kecil yang kita lakukan hari ini menjadi gerakan besar di masa depan, demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” tuturnya.

Dengan pemikiran ini, Pemkab Kukar menaruh harapan besar pada gerakan bersama masyarakat. Ahyani optimistis, pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara bisa berkembang menjadi budaya teknis yang berkelanjutan jika semua pihak terlibat aktif. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pabrik Rumput Laut Muara Badak Belum Beroperasi, Kukar Siapkan Rp10 Miliar untuk Fasilitas Pendukung

5 Oktober 2026 - 21:40 WITA

Usai Tampil di Erau 2026, 350 Penari Terima Honor Rp1,4 Juta

5 Oktober 2026 - 21:22 WITA

HUT ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Bersama Jajaran TNI

5 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Kebakaran Besar di Danau Aji Tenggarong, Puluhan Bangunan Dilaporkan Terbakar

5 Oktober 2026 - 21:17 WITA

KAHMI Kukar Perkuat Soliditas dan Sinergi Pembangunan di Milad ke-60

4 Oktober 2026 - 15:24 WITA

Arbizz Space Diluncurkan, Aulia Harap Jadi Pusat Aktivitas UMKM dan Rekreasi di Kukar

4 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Trending di Advertorial