Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 8 Okt 2025 21:54 WITA

Edukasi Daur Ulang Jadi Strategi DLHK Kukar Atasi Masalah Sampah Rumah Tangga


 Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menunjukkan produk hasil daur ulang dari limbah rumah tangga. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menunjukkan produk hasil daur ulang dari limbah rumah tangga. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Edukasi daur ulang menjadi fokus utama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat pengelolaan sampah. DLHK menilai, sampah tidak bisa hanya ditangani pemerintah, tetapi harus melibatkan komunitas hingga keluarga.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menegaskan bahwa pola kolaboratif mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif. “Kalau sejak awal keluarga sudah terbiasa memilah sampah, proses daur ulang maupun pengolahan lebih lanjut akan jauh lebih mudah,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi daur ulang bukan hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Sampah plastik, kertas, dan limbah rumah tangga lainnya bisa diolah menjadi bahan baku industri maupun produk kerajinan. “Jadi sampah bukan hanya barang buangan. Kalau dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat luas,” tegas Irawan.

DLHK Kukar tidak hanya menargetkan pengurangan volume sampah, tetapi juga membangun sistem yang mendorong partisipasi aktif warga. Dengan melibatkan komunitas, rumah tangga, hingga organisasi masyarakat, pengelolaan sampah dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Selain itu, DLHK Kukar tengah menyiapkan serangkaian pelatihan dan sosialisasi. Tujuannya agar masyarakat memiliki keterampilan mengelola sampah, mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali. Pelatihan ini diharapkan memicu munculnya usaha kecil berbasis daur ulang yang bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Dengan edukasi daur ulang, DLHK optimistis akan lahir budaya baru dalam pengelolaan sampah. Budaya tersebut menekankan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), sehingga sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan peluang bagi kebersihan lingkungan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial