Menu

Mode Gelap

Advertorial · 29 Sep 2025 21:08 WITA

Ziarah Makam Aji Imbut, DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Melestarikan Warisan Sejarah Kutai


Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Abdul Rasyid (kedua dari kiri), berbincang dengan pengurus Kesultanan Kutai saat kegiatan ziarah ke makam Aji Imbut di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Abdul Rasyid (kedua dari kiri), berbincang dengan pengurus Kesultanan Kutai saat kegiatan ziarah ke makam Aji Imbut di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Ketua I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasyid, turut menghadiri kegiatan ziarah ke makam pendiri Kota Tenggarong, Aji Imbut, pada Senin (29/9/2025). Ziarah yang digelar bersama Kesultanan Kutai ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan hari jadi Kota Tenggarong.

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Rasyid menuturkan bahwa ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk kembali mengingat jasa para pendiri daerah. Ia menekankan bahwa pembangunan Tenggarong masa kini tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu.

“Segala kemajuan yang kita rasakan sekarang adalah buah dari perjuangan para pendiri Kutai Kartanegara. Semoga warisan yang mereka tinggalkan terus membawa berkah dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, peran Aji Imbut dan leluhur lainnya sangat besar dalam membentuk identitas serta budaya masyarakat Kutai. Oleh sebab itu, sejarah harus selalu ditempatkan sebagai bagian yang perlu dihargai dan dijaga.

Rasyid juga mengingatkan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap sejarah kepada generasi muda. Ia meyakini, pemahaman yang baik tentang perjuangan masa lalu akan melahirkan generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap kemajuan daerah.

“Generasi muda tidak boleh melupakan sejarah. Kita ada hari ini karena pondasi kokoh yang telah dibangun oleh para pendahulu,” tegasnya.

Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ziarah ini dinilai menjadi sarana pengingat bahwa pembangunan daerah harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan sejarah. Rasyid menilai tradisi seperti ini juga memperkuat keakraban antara pemerintah daerah, Kesultanan Kutai, dan masyarakat.

Ia berharap ziarah ke makam pendiri Tenggarong menjadi agenda berkelanjutan yang terus dipertahankan. Dengan demikian, semangat menjaga sejarah dan identitas daerah akan semakin kuat di tengah masyarakat.

“Kita harus melestarikan budaya dan sejarah ini. Dengan memahami akar perjuangan, kita bisa membangun Kutai Kartanegara ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sabu Disembunyikan di Rumah Walet, Pria di Muara Kaman Ditangkap Polisi

18 April 2026 - 18:10 WITA

sabu muara kaman

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Kratom Jadi Sumber Duit Baru, Kukar Produksi Ratusan Ton, Kaltara Siap Ikut

17 April 2026 - 17:48 WITA

kratom kukar

60 Persen Wilayah Batuah Masuk Kawasan IKN, Warga Diminta Patuhi Penertiban Hutan

17 April 2026 - 16:02 WITA

desa batuah

Sempat Ditutup karena Limbah, SPPG di Kukar Kini Beroperasi Lagi, Sudah Aman?

17 April 2026 - 15:16 WITA

SPPG Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar
Trending di Pemerintahan