Menu

Mode Gelap

Advertorial · 20 Okt 2025 16:52 WITA

Finalisasi RPJMD Kukar 2025–2029 Dikebut, Sinkronisasi OPD Jadi Fokus Utama


Rapat Pansus DPRD bersama pejabat Pemkab Kukar membahas finalisasi RPJMD 2025–2029 di ruang Banmus DPRD Kukar. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Rapat Pansus DPRD bersama pejabat Pemkab Kukar membahas finalisasi RPJMD 2025–2029 di ruang Banmus DPRD Kukar. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA—Pembahasan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Kartanegara 2025–2029 memasuki tahap krusial. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kukar bersama Pemerintah Kabupaten Kukar menggelar rapat intensif di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar pada Senin (20/10/2025), dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Pansus, Andi Faisal, menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD merupakan fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan daerah lima tahun ke depan. Dokumen ini, katanya, menjadi acuan strategis dalam menerjemahkan visi dan misi Bupati Kukar ke dalam program nyata.

“Secara aturan, kita diberi waktu enam bulan. Namun melihat kebutuhan dan dinamika di lapangan, kita harus bekerja ekstra. Target kita, pertengahan November dokumen ini sudah siap diparipurnakan,” jelasnya.

Menurut Andi, percepatan ini dilakukan agar APBD murni 2026 dapat disusun secara tepat, tanpa terhambat oleh ketidaksiapan dokumen RPJMD. “Tidak mungkin anggaran dituangkan sementara dasar perencanaannya belum sah. Karena itu kami fokus agar semuanya selesai lebih cepat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses penyusunan masih membutuhkan penajaman, terutama terkait sinkronisasi program OPD dengan regulasi yang lebih tinggi, serta memastikan bahwa setiap kegiatan yang diusulkan benar-benar efektif dan tidak menjadi program sia-sia.

“Tahun 2026–2030 menjadi fase penting. APBD murni harus disahkan maksimal 30 November, jadi waktu kita tidak banyak. Meski harus kerja ekstra, ini adalah bagian dari komitmen dalam melayani masyarakat Kukar,” katanya.

DPMD Siap Kawal Program RTKu Terbaik

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan komitmennya mendukung penuh arah pembangunan yang dirancang melalui RPJMD. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah RTKu Terbaik, kelanjutan dari program Kukar Idaman 50 juta per RT yang kini ditingkatkan menjadi 150 juta per RT.

Menurut Arianto, peningkatan anggaran ini dirancang agar pemerintah tingkat RT memiliki daya dukung lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari sosial, pendidikan, hingga pembangunan berbasis lingkungan.

“Harapannya, program ini dapat memberi manfaat luas dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami siap mendukung pelaksanaannya sesuai arahan bupati,” ucapnya.

Rapat lanjutan penyusunan RPJMD dijadwalkan terus berlangsung secara maraton hingga seluruh poin perencanaan tuntas dan siap dibawa ke paripurna dalam waktu yang telah ditargetkan. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sabu Disembunyikan di Rumah Walet, Pria di Muara Kaman Ditangkap Polisi

18 April 2026 - 18:10 WITA

sabu muara kaman

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Kratom Jadi Sumber Duit Baru, Kukar Produksi Ratusan Ton, Kaltara Siap Ikut

17 April 2026 - 17:48 WITA

kratom kukar

60 Persen Wilayah Batuah Masuk Kawasan IKN, Warga Diminta Patuhi Penertiban Hutan

17 April 2026 - 16:02 WITA

desa batuah

Sempat Ditutup karena Limbah, SPPG di Kukar Kini Beroperasi Lagi, Sudah Aman?

17 April 2026 - 15:16 WITA

SPPG Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar
Trending di Pemerintahan