okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA—Pembahasan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Kartanegara 2025–2029 memasuki tahap krusial. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kukar bersama Pemerintah Kabupaten Kukar menggelar rapat intensif di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar pada Senin (20/10/2025), dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua Pansus, Andi Faisal, menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD merupakan fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan daerah lima tahun ke depan. Dokumen ini, katanya, menjadi acuan strategis dalam menerjemahkan visi dan misi Bupati Kukar ke dalam program nyata.
“Secara aturan, kita diberi waktu enam bulan. Namun melihat kebutuhan dan dinamika di lapangan, kita harus bekerja ekstra. Target kita, pertengahan November dokumen ini sudah siap diparipurnakan,” jelasnya.
Menurut Andi, percepatan ini dilakukan agar APBD murni 2026 dapat disusun secara tepat, tanpa terhambat oleh ketidaksiapan dokumen RPJMD. “Tidak mungkin anggaran dituangkan sementara dasar perencanaannya belum sah. Karena itu kami fokus agar semuanya selesai lebih cepat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses penyusunan masih membutuhkan penajaman, terutama terkait sinkronisasi program OPD dengan regulasi yang lebih tinggi, serta memastikan bahwa setiap kegiatan yang diusulkan benar-benar efektif dan tidak menjadi program sia-sia.
“Tahun 2026–2030 menjadi fase penting. APBD murni harus disahkan maksimal 30 November, jadi waktu kita tidak banyak. Meski harus kerja ekstra, ini adalah bagian dari komitmen dalam melayani masyarakat Kukar,” katanya.
DPMD Siap Kawal Program RTKu Terbaik
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan komitmennya mendukung penuh arah pembangunan yang dirancang melalui RPJMD. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah RTKu Terbaik, kelanjutan dari program Kukar Idaman 50 juta per RT yang kini ditingkatkan menjadi 150 juta per RT.
Menurut Arianto, peningkatan anggaran ini dirancang agar pemerintah tingkat RT memiliki daya dukung lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari sosial, pendidikan, hingga pembangunan berbasis lingkungan.
“Harapannya, program ini dapat memberi manfaat luas dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami siap mendukung pelaksanaannya sesuai arahan bupati,” ucapnya.
Rapat lanjutan penyusunan RPJMD dijadwalkan terus berlangsung secara maraton hingga seluruh poin perencanaan tuntas dan siap dibawa ke paripurna dalam waktu yang telah ditargetkan. (adv/dprdkukar/atr)








