okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 resmi dibuka hingga 26 Mei melalui laman resmi beasiswa Kukar. Tahun ini, Pemkab Kukar menyiapkan 7.206 kuota penerima dengan anggaran Rp56,4 miliar, termasuk bantuan Rp5 juta bagi mahasiswa S1 yang lolos seleksi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Fathul Alamin, mengatakan pendaftaran telah dimulai sejak 27 April 2026. Ia mengimbau masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan santri yang memenuhi syarat untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Pendaftaran sudah dibuka dan masih berlangsung hingga akhir Mei. Kami harap masyarakat bisa segera memanfaatkan peluang ini,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Fathul menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswa Kukar. Sistem ini digunakan untuk mempermudah akses calon penerima dari berbagai wilayah sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses seleksi.
Pada 2026, Pemkab Kukar masih mempertahankan skema dan kategori beasiswa seperti tahun sebelumnya. Kebijakan itu dilakukan agar masyarakat lebih mudah memahami jenis bantuan pendidikan yang tersedia.
Meski skemanya masih sama, jumlah penerima beasiswa tahun ini meningkat. Pemerintah daerah menargetkan 7.206 penerima dari berbagai jenjang pendidikan dapat memperoleh bantuan.
Program beasiswa tersebut mencakup pelajar tingkat SMA, mahasiswa S1, serta program kerja sama tematik di sejumlah bidang. Beberapa di antaranya menyasar sektor kesehatan dan sekolah kedinasan.
Selain itu, Pemkab Kukar juga menambahkan bantuan pendidikan bagi santri di pondok pesantren. Program ini menjadi bagian dari perluasan cakupan beasiswa agar manfaatnya tidak hanya dirasakan pelajar dan mahasiswa umum.
Dari total kuota yang tersedia, beasiswa untuk mahasiswa S1 menjadi salah satu alokasi terbesar dengan 3.595 penerima. Setiap mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapat bantuan pendidikan sebesar Rp5 juta.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran Rp56,4 miliar. Anggaran ini tetap dipertahankan meski kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tantangan.
Fathul menegaskan, Pemkab Kukar berkomitmen menjaga keberlanjutan program beasiswa sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ke depan, pemerintah daerah berharap alokasi anggaran pendidikan dapat terus menyesuaikan kebutuhan masyarakat, terutama untuk memperluas akses belajar bagi pelajar, mahasiswa, dan santri di Kutai Kartanegara. (atr/bby)








