okeborneo.com, SAMARINDA – Lock Drumline Samarinda meraih dua gelar juara pertama dalam Makassar International Marching Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, 2–5 Juli 2026.
Tim beranggotakan 15 personel itu menjadi juara pertama kategori Open Class Drum Battle. Salah seorang personelnya, Andi Aris Pratama, juga meraih juara pertama pada kategori Individual Contest Percussion.
Ketua Lock Drumline, Andi Akbar, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil latihan dan persiapan yang dilakukan tim selama beberapa bulan.
“Ini adalah hasil dari dedikasi dan konsistensi seluruh tim. Berkompetisi di Lapangan Karebosi dengan atmosfer MIMFEST yang luar biasa menjadi pengalaman berharga,” ujar Andi.
Menurutnya, MIMFEST 2026 merupakan kompetisi pertama yang diikuti Lock Drumline di Makassar. Meski tampil dengan jumlah personel terbatas, tim tetap mengikuti dua kategori perlombaan.
Andi mengatakan keberangkatan menuju Makassar sempat terkendala kebutuhan biaya operasional. Para personel kemudian berupaya mencari dana secara mandiri, termasuk melalui pertunjukan di ruang publik dan pinjaman.
“Perjuangan untuk sampai ke MIMFEST tidak mudah. Kami sempat mengalami kekurangan pendanaan sehingga harus mencari berbagai cara agar tim tetap bisa berangkat,” katanya.
Lock Drumline juga menerima dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Partai Gerindra, Bebas Squad Family, Julang Equipment, Lavana Store, serta individu lain yang membantu keberangkatan tim.
Andi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan dan keikutsertaan mereka dalam kompetisi tersebut.
“Berkat dukungan pihak-pihak yang masih peduli, akhirnya kami dapat berangkat dan mengikuti kompetisi,” ujarnya.
Menurut Andi, dua gelar tersebut dipersembahkan untuk Kota Samarinda sekaligus menjadi motivasi bagi para personel untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang perkusi dan marching band.
“Trofi juara pertama ini kami persembahkan untuk Kota Samarinda,” katanya.
Lock Drumline berharap pencapaian tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi kelompok seni perkusi di Samarinda untuk mengikuti kompetisi di luar daerah.
Tim juga berencana melanjutkan latihan dan menyiapkan diri menghadapi kegiatan maupun kompetisi berikutnya. (pep/bby)








