Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 13 Agu 2025 09:45 WITA

Akbar Haka Minta Pemkab Kukar Serius Garap Strategi Pariwisata Menghadapi IKN


Wisatawan menikmati suasana alam di kawasan wisata hutan dan sungai di Kutai Kartanegara yang potensial dikembangkan jelang beroperasinya IKN. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wisatawan menikmati suasana alam di kawasan wisata hutan dan sungai di Kutai Kartanegara yang potensial dikembangkan jelang beroperasinya IKN. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dalam menyiapkan sektor pariwisata menghadapi kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). DPRD menilai Kukar memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penopang utama ekonomi berbasis wisata di Kalimantan Timur.

Anggota DPRD Kukar, Akbar Haka, menilai bahwa dampak pembangunan IKN tidak hanya terasa pada sektor infrastruktur dan investasi, tetapi juga akan menciptakan pergerakan ekonomi baru yang berpotensi besar di sektor pariwisata. Ia menyebut, arus mobilitas penduduk dan meningkatnya kunjungan ke kawasan sekitar IKN harus dimanfaatkan dengan perencanaan yang matang.

“Kukar berada di posisi strategis, dekat dengan kawasan inti IKN. Kalau kita tidak bergerak cepat memetakan dan menyiapkan kawasan wisata unggulan, potensi ini akan lewat begitu saja,” ujar Akbar, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, Kukar memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan — mulai dari pesona alam di wilayah pesisir dan pedalaman, hingga kekayaan budaya dan kuliner khas daerah. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya digarap secara maksimal karena keterbatasan infrastruktur dan promosi yang masih lemah.

Akbar menegaskan, pengembangan sektor pariwisata harus menjadi salah satu prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mendatang. Namun, kebijakan itu tidak boleh berhenti di tataran rencana saja, melainkan perlu diikuti dengan dukungan anggaran dan program yang terukur.

“Kita tidak bisa hanya bicara promosi wisata, tapi lupa menyiapkan jalan, sarana pendukung, dan tenaga kerja lokal yang terampil. Semua harus jalan beriringan,” katanya.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahapan pengembangan kawasan wisata. Akbar menilai, partisipasi warga akan memperkuat sektor ekonomi lokal sekaligus memastikan pembangunan pariwisata tetap berbasis kearifan lokal.

“Ketika masyarakat dilibatkan, manfaat ekonominya akan langsung dirasakan. Mereka bisa membuka usaha homestay, kuliner, hingga menjadi pemandu wisata,” jelasnya.

Akbar optimistis, jika Kukar mampu menyiapkan strategi pariwisata yang terarah dan terintegrasi, daerah ini bisa menjadi salah satu destinasi unggulan penyangga IKN dan berkontribusi besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kukar punya modal alam dan budaya yang luar biasa. Sekarang tinggal kemauan dan keseriusan kita untuk mengelolanya dengan benar,” pungkasnya. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hetifah Mendengar Aspirasi Orang Tua Sekolah Rakyat Samarinda: Keamanan, Kesehatan, dan Masa Depan Anak Harus Jadi Prioritas

15 Oktober 2026 - 08:18 WITA

Luka Bakar Lebih dari 75 Persen, Ustaz Hamri Nor Meninggal Setelah Dirawat di ICU

14 Oktober 2026 - 21:39 WITA

Jelang Porprov Kaltim, Dispora Kukar Matangkan Persiapan Atlet dan Fasilitas Latihan

14 Oktober 2026 - 20:32 WITA

HUT ke-61 Bankaltimtara, Bupati Kukar Harap Dividen Meningkat dan Layanan Makin Luas

14 Oktober 2026 - 17:14 WITA

Dua Anak Tewas dalam Kebakaran Jalan Delta Tenggarong, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

Kenangan Terakhir Dua Bocah Korban Kebakaran Jalan Delta Tenggarong, Rajin Mengaji dan Ingin Segera Disunat

14 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Trending di Peristiwa