Menu

Mode Gelap

Advertorial · 25 Sep 2025 19:33 WITA

Bank Sampah Asri Bukit Biru Hadapi Tantangan dalam Proses Pemilahan


Tumpukan sampah setoran warga di Bank Sampah Asri Bukit Biru menunggu proses pemilahan sebelum dipasarkan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Tumpukan sampah setoran warga di Bank Sampah Asri Bukit Biru menunggu proses pemilahan sebelum dipasarkan. (Angga/okeborneo.com)

TENGGARONG, okeborneo.com – Bank Sampah Asri di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, terus bergerak meski dengan fasilitas terbatas. Keberadaannya mulai memberi manfaat bagi warga, terutama dalam menampung dan menyalurkan sampah agar lebih bermanfaat. Namun, di balik kelancaran penyaluran hasil sampah, tantangan besar justru muncul pada proses pemilahan.

Ketua Bank Sampah Asri, Suparlin, menjelaskan bahwa sampah yang dikumpulkan dari masyarakat tidak bisa langsung dijual. Ada tahapan detail yang harus dilalui, terutama memisahkan jenis sampah agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Untuk penyaluran hasil sampah sejauh ini tidak ada kendala besar. Hanya saja, proses pemilahan cukup merepotkan. Misalnya, botol air mineral harus dipisahkan berdasarkan merek yang sama, tutup botol dipisahkan sendiri, dan seterusnya. Proses ini cukup rumit dan menyita waktu,” ungkapnya, Kamis (25/9/2025).

Menurut Suparlin, pemilahan tetap wajib dilakukan agar sampah yang dipasarkan sesuai standar pembeli. Jika sampah sudah dipilah dengan baik, peluang penolakan atau potongan harga dari pengepul bisa dihindari. Dengan kata lain, kualitas pemilahan berpengaruh langsung terhadap harga dan kelancaran pemasaran.

Ia menambahkan, keterbatasan fasilitas dan tenaga kerja membuat proses pemilahan berjalan lambat. Jika ada dukungan tambahan berupa peralatan dan sumber daya manusia, perputaran sampah bisa lebih cepat dan efisien. Dampaknya, manfaat ekonomi bagi warga pun akan semakin terasa.

“Kami berharap ke depan ada tambahan fasilitas maupun dukungan tenaga. Kalau pemilahan bisa lebih cepat, pemasaran juga akan lebih lancar, dan Bank Sampah Asri bisa berkembang lebih pesat,” pungkasnya. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hendra Pimpin Karang Taruna Kaltim, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Program

12 Mei 2026 - 18:47 WITA

karang taruna kaltim

Bupati Aulia Jawab Ancaman Boikot Fraksi PDIP, Klaim Pemkab Siapkan Bantuan untuk 2.662 Santri

12 Mei 2026 - 18:01 WITA

bupati aulia

Karang Taruna Disebut Punya Struktur Kuat hingga RT, Bupati Aulia Dorong Peran Pemuda Daerah

12 Mei 2026 - 14:43 WITA

Karang taruna kaltim

Paripurna DPRD Kukar Bisa Pakai Bahasa Kutai, Raperda Perlindungan Bahasa Disahkan

11 Mei 2026 - 23:18 WITA

Bahasa Kutai

Raperda Pesantren Belum Masuk Paripurna, Fraksi PDIP Kukar Ancam Boikot Kebijakan Bupati

11 Mei 2026 - 19:27 WITA

Raperda Pesantren Kukar

116 Mahasiswa FEB Unikarta Dampingi UMKM Desa Bhuana Jaya

11 Mei 2026 - 12:01 WITA

FEB Unikarta
Trending di Pendidikan