Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 24 Jan 2022 20:03 WITA

Bankaltimtara Dukung Program Pemkab Kukar Transaksi Non Tunai


Direktur Bisnis Bankaltimtara, Hairuzzaman Menjelaskan Tentang Aplikasi Tranformasi Digital Daerah Perbesar

Direktur Bisnis Bankaltimtara, Hairuzzaman Menjelaskan Tentang Aplikasi Tranformasi Digital Daerah

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – BPD Kaltim Cabang Tenggarong siap bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mendukung program transaksi non tunai di lingkungan pemerintah.

Saat ini pemerintah sedang menggalakan transaksi non tunai. Baik dalam sisi penerimaan maupun belanja daerah. Jika tunai, memungkinkan harga yang dinaikan tidak dilaporkan. Akibatnya dapat menimbulkan beban anggaran belanja semakin berat. Bisa saja belanjanya tidak transparan.

“Transaksi secara digital non tunai bisa terdeteksi berapa yang dibayarkan dari rekening bendahara ke rekening marketplace,” jelas Direktur Bisnis dan Syariah Bankaltimtara Hairuzzaman usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Tranformasi Digital Daerah Smart City bersama sejumlah unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, di Hotel Grand Elty Singgasana, Senin (24/1/2022).

Sementara itu dari sisi penerimaan pajak kendaraan yang harusnya datang ke samsat. Sekarang bisa melalui aplikasi yang disediakan Bankaltimtara. Serta pembayaran e-parking maupun pajak lainnya.

Ia menyebutkan setiap transaksi pembayaran tercatat dalam aplikasi tersebut. Mulai dari transaksi pembayaran pajak dan penerimaan pajak seperti restoran dan hotel.

“Nanti akan dipasang tapping box alat rekam mengenai transaksi, hak pemerintah 10% langsung diserahkan ke rekening pemerintah daerah,” tambahnya.

Sehingga pengelola pajak retribusi langsung bisa menerima dan melihat langsung, pihaknya juga akan membuat semacam dashboard management alat kontrol untuk memonitor pendapatan yang diterima dan bisa dimonitor setiap saat.

“Kita ingin menjadikan Tenggarong ini sebagai smart city sesuai visi misi. Di seluruh indonesia ditahun 2024 diharapkan ada minimal 100 smart city kota cerdas, misalnya smart livin atau smart goverment,” ungkapnya.

Diharapkan melalui program ini menjadi solusi cerdas dalam menyelesaikan masalah bisa dilaksanakan oleh pemerintah dengan cara yang lebih santai tapi transparan, efektif akuntabel. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

500 Guru Mengaji di Kukar Ikuti Sertifikasi, Perkuat Kualitas Pendidikan Al-Qur’an

17 Oktober 2026 - 19:05 WITA

DPMPTSP Kukar Catat 40 Ribu UMKM, Pengurusan NIB Bisa Gratis di MPP

17 Oktober 2026 - 19:03 WITA

PAD Kukar dari PBG dan Tenaga Kerja Asing Tembus Rp2,3 Miliar

17 Oktober 2026 - 19:01 WITA

Perkim Kukar Siapkan Penataan Ulang Permukiman Pascakebakaran di Loa Ipuh

16 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kerusakan SDN 021 Tenggarong Ditaksir Rp2 Miliar, Disdik Kukar Usulkan Revitalisasi

16 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Pemkab Kukar Perkuat Pencegahan Kebakaran, Rendi Solihin Tekankan Kesiapan Petugas dan Relawan

16 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Trending di Advertorial