Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 11 Sep 2025 13:35 WITA

Bantuan Pertanian di Kembang Janggut Masih Terbatas, Petani Banyak Beralih ke Sawit


Bantuan Pertanian di Kembang Janggut Masih Terbatas, Petani Banyak Beralih ke Sawit Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kembang Janggut mencatat bahwa bantuan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) ke wilayah tersebut masih relatif terbatas.

Perwakilan BPP Kembang Janggut, Syahran, menyebutkan bantuan yang masuk sejauh ini berupa sapi, benih jagung, dan benih padi.

“Untuk sementara baru itu saja yang diterima petani di sini,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelompok tani gabungan (Gapoktan) di Kembang Janggut saat ini masih merupakan bentukan lama. Setidaknya ada tiga Gapoktan yang pernah aktif, namun banyak anggotanya yang kini lebih memilih beralih ke perkebunan kelapa sawit.

“Perubahan ini terjadi karena sawit dianggap lebih menjanjikan, sehingga aktivitas kelompok tani yang bergerak di bidang tanaman pangan menjadi berkurang,” terang Syahran.

Meski begitu, ia menilai peluang pengembangan sektor lain masih terbuka. Dengan dukungan program pemerintah yang lebih terarah, pertanian pangan maupun peternakan bisa kembali bangkit mendampingi sawit sebagai komoditas utama di wilayah tersebut.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Asusila Anak di Kembang Janggut Dikembangkan, Polisi Dalami Dugaan Korban Lain

15 Mei 2026 - 19:13 WITA

kasus asusila anak Kembang Janggut

Dapur MBG Sangasanga Resmi Berjalan, Pemkab Kukar Dorong Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

15 Mei 2026 - 17:54 WITA

Dapur MBG Sangasanga

Gratispol Belum Mulus, Zain Taufik Sebut Tahun Pertama Jadi Masa Penyesuaian

15 Mei 2026 - 15:56 WITA

Gratispol

IPM Kaltim Capai 79,39, Tertinggi di Kalimantan dan Empat Besar Nasional

15 Mei 2026 - 15:50 WITA

IPM Kaltim

Gratispol Tetap Jalan, Pemprov Kaltim Salurkan Rp220,65 Miliar untuk 48.676 Mahasiswa

15 Mei 2026 - 15:41 WITA

Gratispol Pemprov Kaltim

Rusman Yaqub: IKN Jangan Hanya Mewah di Pusat, Daerah Penyangga Harus Diperkuat

15 Mei 2026 - 15:31 WITA

daerah penyangga IKN,
Trending di Pemerintahan