Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 2 Mei 2026 16:30 WITA

Cadangan Gas 5 Tcf Ditemukan di Blok Ganal, Kukar Tak Mau Jadi Penonton


Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri. (angga/okeborneo.com) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri. (angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Cadangan gas besar sekitar 5 triliun kaki kubik ditemukan di Blok Ganal, kawasan Kutai, Kalimantan Timur. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan tidak ingin hanya menjadi penonton dan mulai menyiapkan skema keterlibatan agar manfaat ekonomi proyek tersebut ikut dirasakan daerah.

Temuan itu berada di sumur eksplorasi Geliga-1 yang dikelola perusahaan energi asal Italia, Eni. Selain potensi gas sekitar 5 triliun kaki kubik atau Tcf, temuan tersebut juga diperkirakan menyimpan sekitar 300 juta barel kondensat.

Data tersebut sebelumnya disampaikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai salah satu penemuan energi terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, potensi sumber daya sebesar itu harus memberi dampak nyata bagi daerah. Menurutnya, keberadaan cadangan gas di wilayah Kukar perlu dikaitkan dengan peningkatan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi sebesar ini harus mampu memberikan dampak nyata bagi daerah, baik dari sisi ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Aulia menegaskan, Pemkab Kukar tidak ingin hanya berada di posisi pasif dalam pengelolaan sumber daya alam tersebut. Pemerintah daerah kini mulai memetakan peluang keterlibatan agar manfaat proyek tidak hanya berhenti pada produksi migas.

Salah satu skema yang dijajaki adalah Participating Interest atau hak keikutsertaan daerah dalam pengelolaan wilayah kerja migas sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Pemkab Kukar juga membuka peluang kerja sama bisnis langsung dengan kontraktor kontrak kerja sama atau KKKS yang terlibat dalam proyek tersebut.

Dalam proses penyusunan skema itu, Pemkab Kukar mendapat pendampingan dari SKK Migas. Pendampingan tersebut dilakukan untuk merumuskan bentuk keterlibatan daerah yang paling tepat dalam proyek migas di Blok Ganal.

Menurut Aulia, keterlibatan daerah penting untuk memastikan adanya nilai tambah bagi Kukar. Manfaat yang dibidik tidak hanya berupa peningkatan pendapatan asli daerah, tetapi juga peluang penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi berbasis energi.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sumber daya ini tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pemkab Kukar berharap temuan gas besar di Blok Ganal dapat membuka ruang lebih luas bagi daerah untuk terlibat dalam pengelolaan sektor energi. Dengan begitu, sumber daya yang berada di wilayah Kukar dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat posisi daerah dalam rantai ekonomi migas nasional. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Keracunan MBG Sebulu, Satgas Siaga 24 Jam di Puskesmas

3 Agustus 2026 - 20:55 WITA

MBG Sebulu

Usai Santap MBG, 46 Orang di Sebulu Alami Pusing dan Sakit Perut

3 Agustus 2026 - 17:40 WITA

MBG Sebulu

Hadapi Penipuan Digital, Polda Kaltim Luncurkan Cyber Resilient Community

3 Agustus 2026 - 16:17 WITA

Cyber Resilient Community Polda Kaltim

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar
Trending di Hukum - Kriminal