Menu

Mode Gelap

Hukum - Kriminal · 12 Sep 2021 20:03 WIB

DLH Akan Panggil Pengelola Diduga Tambang Ilegal di Lahan Pemkot


 DLH Akan Panggil Pengelola Diduga Tambang Ilegal di Lahan Pemkot Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda akan memanggil pihak pengelola, terkait dugaan aktivitas penambangan batu bara di lahan milik Pemkot Samarinda yang berada di Jalan Padat Karya Gang Sayur RT 09 Kelurahan Sempaja Utara Kecamatan Samarinda Utara.

Kepala DLH Kota Samarinda Nurrahmani menjelaskan dalam penelusurannya di lokasi tersebut diketahui ada 5 orang yang bertugas menggarap serta pematangan lahan tetapi ternyata dilokasi ada batu bara yang diambil.

“Ternyata lahan Pemkot itu tidak terkena, namun memang ada galian bekas tambang, tetapi sudah lama. Kalau yang baru ini tidak kena, dan itu yang menyebabkan berlumpur, sehingga diprotes warga,” jelas Nurrahmani saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (12/9/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, Senin (13/9/2021) jika berita acara terkait kegiatan peninjauan tersebut sudah diterimanya maka pihaknya akan langsung melimpahkan ke bagian pengaduan.

“Sudah kami kantongi nama pengelolanya, tetapi nantinya kami hanya sebatas terkait dampak yang ditimbulkan. Sedangkan, tambangnya bukan ranah kami,” jelas Yama sapaan akrabnya.

Dijelaskannya pula, kalau semisal tambang batu bara yang berizin maka dokumen lingkungannya pasti ada sama pihaknya.

“Itu yang dipantau, sesuai atau tidak dengan ketentuannya, kalau memang tidak berizin ya, langsung ke kepolisian,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya setelah berita acara telah sampai pada dirinya, pihaknya akan langsung meminta kepada pengelola untuk memperbaiki lahan Pemkot tersebut.

“Jadi, Senin ini kalau sudah dapat, akan kami limpahkan kepada bidang pengaduan agar dapat langsung dieksekusi,” tegasnya.

Yama mengatakan untuk bidang pengawasan tidak dapat bertindak banyak terkecuali kepada mereka yang memiliki izin atau memonitor yang tidak berizin menjadi berizin.

“Sedangkan pada bidang pengaduan ini dapat langsung dieksekusi, karena jika ada aduan, mereka akan langsung bertindak,” pungkasnya. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satu Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Kembali Diamankan Polresta Samarinda

17 Oktober 2023 - 11:26 WIB

Nyaris Lakukan Penyimpangan Seksual, Pemuda Asal Tenggarong Diamankan Polres Kukar

4 September 2023 - 15:47 WIB

Kelurahan Panji Terpilih Jadi Kampung Bebas Narkoba, Abdul Rasid : Harus Ada Peran Masyarakat Dalam Perangi Narkoba

31 Agustus 2023 - 17:19 WIB

Warga Batuah Dihebohkan Atas Penemuan Jasad Pria Tak Dikenal Dalam Keadaan Setengah Badan Terpendam Lumpur

19 Agustus 2023 - 13:34 WIB

Jalankan Instruksi Kapolri, Satlantas Kukar Terapkan Lintasan Baru Bagi Pengujian SIM C

8 Agustus 2023 - 16:08 WIB

Dorong Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, DKP3A Kaltim- DP3A Kukar Berikan Advokasi

3 Agustus 2023 - 13:02 WIB

Trending di Advertorial