Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 14 Jul 2025 16:51 WITA

Embung Jadi Solusi Irigasi, Desa Suka Maju Siap Genjot Produktivitas Pertanian


Embung Jadi Solusi Irigasi, Desa Suka Maju Siap Genjot Produktivitas Pertanian Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang. Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan embung desa sebagai solusi permanen atas persoalan irigasi lahan pertanian.

Kepala Desa Suka Maju, Kuswara, menegaskan bahwa pembangunan embung akan menjadi program prioritas dalam Rencana Pembangunan Desa (RPD) tahun 2025. Program ini juga sejalan dengan arahan kebijakan nasional hingga tingkat kabupaten dalam mendukung ketahanan pangan.

“Embung ini adalah bentuk kontribusi kami dalam mendukung visi besar pemerintah terkait kedaulatan pangan. Kami sudah berdiskusi dengan Bappeda Kukar dan langkah-langkah teknis telah mulai disusun,” kata Kuswara, Selasa (14/7/2025).

Menurut Kuswara, lokasi embung direncanakan berada di lahan seluas 6 hektare dan akan mampu menampung air dengan debit sekitar 7 liter per detik. Perhitungan tersebut berasal dari studi teknis yang telah dilakukan oleh tim perancang master plan infrastruktur desa.

“Debit ini cukup untuk mengairi puluhan hektare sawah. Ini sangat penting karena selama ini masih banyak lahan pertanian yang belum tergarap maksimal akibat kekurangan air,” ujarnya.

Data desa menunjukkan, Suka Maju memiliki 157 hektare lahan sawah yang aktif dikelola petani. Namun, sekitar 50 hektare lainnya masih belum bisa dimanfaatkan optimal karena belum memiliki akses irigasi yang memadai.

“Dengan embung ini, bukan hanya lahan aktif yang akan terbantu, tapi juga bisa membangkitkan kembali lahan-lahan tidur yang selama ini tidak terjamah,” tambah Kuswara.

Pemerintah desa yakin bahwa keberadaan embung akan membawa dampak jangka panjang terhadap peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Terlebih di tengah tantangan perubahan iklim yang mempengaruhi pola tanam dan ketersediaan air.

“Kami optimistis ini akan menjadi tonggak baru dalam perjalanan pembangunan pertanian di Suka Maju. Insyaallah, hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.(adv/distanakkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aulia Lantik Camat Sanga-Sanga dan Pejabat Fungsional, Perkuat Roda Pemerintahan Kukar

14 Agustus 2026 - 19:21 WITA

Lampiran Honor Disdikbud Disebut Berbeda, Dosen Hukum Urai Batas Peran Bankaltimtara

12 Agustus 2026 - 17:08 WITA

Bankaltimtara

Kekurangan Air Tekan Sawah Kukar, Hasil Panen Diperkirakan Turun Jadi 2 Ton per Hektare

12 Agustus 2026 - 16:52 WITA

kekurangan air sawah Kukar

Polisi Ungkap Dugaan Motif Pembakaran Ruang Rapat Diskominfo Kukar: Kesal Jadi Bahan Olokan

11 Agustus 2026 - 15:36 WITA

motif pembakaran Diskominfo Kukar

Ruang Rapat Diskominfo Kukar Terbakar, Seorang Tenaga Kontrak Diamankan

11 Agustus 2026 - 12:18 WITA

kebakaran ruang rapat Diskominfo Kukar

Keributan di Tabang Berujung Kematian, Polres Kukar Tetapkan 9 Tersangka

10 Agustus 2026 - 18:57 WITA

9 tersangka keributan Tabang Kukar
Trending di Hukum - Kriminal