Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 20 Mei 2024 20:18 WITA

Gelar Diskusi Pendidikan di Samarinda. Hetifah : Kompetensi Guru Itu Hulu Dari Proses Pembelajaran


Gelar Diskusi Pendidikan di Samarinda. Hetifah : Kompetensi Guru Itu Hulu Dari Proses Pembelajaran Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – Hetifah Sjaifudian, hari ini (20/05) kembali memberikan penguatan kapasitas kepada para Kepala Sekolah dan guru di kota Samarinda dalam Diskusi Pendidikan dengan tema “Perdirjen GTK No. 2626 Tahun 2023 Tentang Model Kompetensi Guru” di hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Hadir sebagai pembicara Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI) didampingi oleh Wiwik Setyawati (Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Timur), Muhammad Wahiduddin (Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Samarinda), Nengah (Kasi Kurikulum, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur) dan dihadiri oleh guru dan Kepala sekolah sebanyak 100 orang.

Wiwik Setyawati menyampaikan Perdirjen GTK No. 2626 tahun 2023 ada 4 kompetensi yang harus dimiliki guru untuk menyempurnakan proses transfer ilmu pengetahuan dari guru ke siswa, kompetensi tersebut berupa pedagogik, profesional, kepribadian, dan jiwa sosial.

“kita ingin mempercepat transformasi model pembelajaran, makanya perdirjen ini hadir untuk memberikan penjelasan apa aja kompetensi yang harus dikuasai oleh guru Indonesia. Selain itu, kita berharap ada pegembangan kompetensi secara berkelanjutan terhadap guru-guru di Kalimantan Timur,” terangnya.

  

Wahiduddin menyampaikan apresiasi atas kontribusi ibu Hetifah atas kemajuan pendidikan yang selalu dikawal di Kalimantan Timur. Selain itu, ia menambahkan pentingnya peningkatan kompetensi bagi para guru.

“Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tapi guru itu mentransformasikan semua hal-hal baik kepada anak didik, itulah kenapa guru ini harus multitalent termasuk semua kompetensi guru harus di tingkatkan, selain itu kesejahteraan guru harus pula menjadi perhatian,” tegasnya.

Hetifah yang juga merupakan Wakil Ketua Umum partai Golkar menyampaikan bahwa kita perlu mendukung adanya upaya yang lebih serius termasuk penyusunan Perdirjen ini agar pengembangan model kompetensi guru semakin jelas, sebab dengan adanya Perdirjen ini adalah kita bisa membuat instrumen pemetaan kompetensi guru yang lebih baik lagi untuk mendukung terbentuknya kualitas pembelajaran agar dihasilkan murid yang sesuai dengan output pelajar pancasila.

“Kompetensi guru ini akan selaras dengan kesejahteraan, itulah kenapa kami di DPR RI menganggap bahwa perjuangan untuk mengembangkan kompetensi guru ini sangat penting dan mendesak. Kemampuan yang dimiliki seorang guru memang harus selalu diperbarui. Itulah kenapa kami di Komisi X juga membentuk panja terkait sebagai bagian dari fungsi pengawasan,” jelasnya.

Lebih lanjut Hetifah menyampaikan bahwa dalam menghasilkan murid-murid yang berkualitas dan outputnya bisa mengisi kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Maka kompetensi mengajar guru sangat mutlak diperlukan.

“Presentase pekerjaan masa depan lebih membutuhkan kemampuan pemecahan masalah dibanding penguasaan keilmuan, itulah kenapa kompetensi guru harus ditingkatkan sebagai hulu dari proses pembelajaran,” tutupnya. (*/ob1)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru