okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, mengimbau masyarakat yang berada di wilayah hulu Kukar agar meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya banjir kiriman yang berdampak di sejumlah daerah. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan warga, khususnya yang terdampak langsung luapan air sungai.
Rendi Solihin menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga keselamatan anak-anak. Ia meminta agar anak-anak tidak dibiarkan bermain di wilayah genangan air, terutama di lokasi yang memiliki kedalaman cukup berbahaya. Menurutnya, kondisi arus dan kedalaman air yang tidak terpantau dapat menimbulkan risiko kecelakaan.
“Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai lengah dan membiarkan mereka bermain di air yang cukup dalam karena sangat berbahaya,” ujarnya.
Selain itu, Rendi juga memberikan perhatian kepada para nelayan dan warga yang memiliki aktivitas di luar rumah dalam waktu lama. Ia mengimbau agar sebelum meninggalkan rumah, masyarakat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, termasuk mengamankan peralatan listrik dan barang-barang berharga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Imbauan tersebut juga ditujukan kepada nelayan yang tetap melaut atau beraktivitas di perairan saat kondisi cuaca dan debit air meningkat. Rendi meminta agar mereka selalu memperhatikan faktor keselamatan dan memantau perkembangan cuaca serta kondisi sungai.
Lebih lanjut, Rendi Solihin mengingatkan masyarakat yang terdampak banjir agar tidak ragu untuk berkoordinasi dengan aparat setempat apabila mengalami kendala. Warga diminta segera melapor kepada ketua RT, pemerintah desa, maupun pihak kecamatan di wilayah masing-masing.
Koordinasi yang baik, menurutnya, akan memudahkan penyaluran bantuan serta penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat. Pemerintah daerah, kata Rendi, terus memantau situasi banjir dan siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dengan adanya imbauan ini, Rendi Solihin berharap masyarakat tetap waspada, saling menjaga, dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah setempat agar dampak banjir kiriman di wilayah Ulu Kutai Kartanegara dapat diminimalkan. (atr)








