Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 18 Nov 2025 13:22 WITA

Infrastruktur Perikanan Tangkap Kukar Diperkuat, Produktivitas Nelayan Naik


 Asli Husaini, Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap DKP Kukar, memaparkan penguatan infrastruktur perikanan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Asli Husaini, Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap DKP Kukar, memaparkan penguatan infrastruktur perikanan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Visi-Misi Kukar Idaman Terbaik yang digagas Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Salah satu program prioritas yang kini gencar dijalankan adalah Program Dedikasi Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh, khususnya di sektor perikanan tangkap.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Asli Husaini, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah fokus memperkuat sarana dan prasarana nelayan, baik di wilayah pesisir maupun perairan umum. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kegiatan melaut menjadi lebih efektif dan hasil tangkapan meningkat.

“Kami membangun berbagai fasilitas seperti jembatan tambat dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Untuk perairan umum sudah ada TPI di Desa Liang, sedangkan di wilayah pesisir terdapat di Samboja, Anggana, dan Muara Badak,” ungkapnya, Kamis (13/11/2025).

TPI Samboja Sudah Beroperasi, TPI Muara Badak Menunggu Fasilitas Tambahan

Dari sejumlah TPI tersebut, Asli menerangkan bahwa TPI Samboja telah berjalan optimal dan menjadi pusat aktivitas nelayan setempat. Sementara TPI Muara Badak yang juga selesai dibangun masih memerlukan tambahan fasilitas berupa tambatan perahu yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.

Untuk sementara, pengelolaan TPI dilakukan oleh koordinator lapangan di masing-masing lokasi. Namun ke depan, DKP telah menyiapkan rencana penguatan kelembagaan.

“Dalam jangka panjang, kami akan mengusulkan agar pengelolaan TPI menjadi UPTD sehingga tata kelolanya lebih profesional dan berkelanjutan,” jelasnya.

Percepatan Perizinan Kapal Nelayan Terus Didorong

Selain pengembangan infrastruktur, pemerintah juga mempercepat proses perizinan kapal nelayan, terutama untuk kapal kecil seperti ketinting. Asli menegaskan bahwa izin kapal menjadi syarat penting demi keamanan dan legalitas nelayan saat melaut.

“Kami terus melakukan sosialisasi agar nelayan memahami pentingnya izin kapal. Nantinya, KSOP yang akan melakukan pengukuran kapal melalui ahli pengukur resmi sebelum izin diterbitkan,” tambahnya.

Diharapkan Perkuat Ekonomi Pesisir

Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan DKP Kukar, pemerintah berharap sektor perikanan tangkap makin kuat dan mampu menciptakan nelayan yang tangguh serta sejahtera. Infrastruktur yang memadai, ditambah kemudahan perizinan, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Ini bagian dari upaya besar Pemkab Kukar untuk menghadirkan kesejahteraan lewat penataan sektor perikanan yang lebih baik,” tutupnya. (adv/prokomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Cukup Terangi Pusat Desa, Pemkab Kukar Sasar Permukiman Terpencil Lewat PLTS Komunal

30 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Aulia Ingin Kekayaan Alam Kukar Beri Manfaat Lebih Besar bagi Daerah

30 Oktober 2026 - 20:48 WITA

Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, Pemkab Kukar Prioritaskan Akses Pendidikan dan Kesehatan

30 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Sekda Kukar Dorong Kolaborasi Korpri dan PWRI, Pensiunan ASN Tetap Aktif di Masyarakat

29 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Sunggono Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Kesejahteraan Anggota KORPRI Kukar

29 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Maknai Sumpah Pemuda, Ahmad Yani Ajak Generasi Muda Bersatu Bangun Kukar

29 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Trending di Advertorial